Trubus.id—Tongkol-tongkol jagung milik Joko Marwano bongsor dengan bulir berwarna kuning jingga dan terisi penuh. Joko menanam jagung iu sejak November 2023. “Pertumbuhannya bagus meski saya tanam di musim hujan,” katanya.
Tidak ada satu tanaman yang terserang penyakit di kebun seluas 9.500 m2 itu. Padahal jagung milik tetangga sudah banyak terkena bulai. Namun, jagung Joko tetap ajeg, tidak ada satu tanaman pun yang rebah karena ulah Peronosclerospora maydis itu.
Rahasianya Joko menggunkan varietas jagung tahan bulai. Salah satunya jenis R7 Ultimate kreasi PT Restu Agropro Jayamas (PT RAJA). Petani jagung di Desa Babadan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, itu menuturkan, “Pertumbuhan dan potensi hasil sangat baik meskipun perawatan di kebun kurang intensif.”
Ia memeroleh informasi benih jagung itu dari took pertanian setempat. Joko memprediksi jagung miliknya bisa panen 7—8 ton jagung pipil kering di luasan 9.500 m2. “Saya puas dengan benih jagung R7 dan tidak akan beralih ke merek lain,” kata pekebun jagung sejak 2023 itu.
Joko beruntung karena mengandalkan jagung hibrida R7 Ultimate sehingga terhindar dari serangan bulai. Menurut agronom PT RAJA, Eko Iswanto, sejatinya petani bisa memanen 13—14 ton per ha jika menerapkan perawatan intensif.
Perawatan intensif itu misalnya pemupukan berimbang, penyiangan, dan kebersihan kebun. Meskipun perawatan kurang intensif sekali pun pertumbuhan jagung masih optimal. Alasannya jagung R7 adaptif dan tahan serangan beragam serangan penyakit seperti bulai.
Menurut pemulia tanaman PT RAJA, Yusuf Mufti Bimantara, S.P., M.P., ada tujuh varian jagung kreasi PT RAJA. Legenda Raja Tujuh Nusantara yang terdiri dari Raja Ultimate, Raja Gold, Raja Red, Raja Union, Raja Flash, Raja Strong, dan Raja Lite.
Baca selengkapnya pada Majalah Edisi 653 April 2024 mengupas tuntas Harga Meroket: Bisnis Kakao Bergairah. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 653 April 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.
