Thursday, July 25, 2024

Peluang Bisnis Menangkarkan Kenari Yorkshire

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Peluang menangkarkan burung kicau masih terbuka cukup besar. Apalagi peminat burung kicau tidak pernah sepi. Salah satu jenis burung kicau yang berpotensi dari sisi bisnis yakni burung kenari yorkshire.

Hendy Kurniawan, penangkar di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, paling tinggi bisa menjual sebanyak 400 kenari yorkshire hanya dalam 1,5 bulan. Ia menjual dengan harga Rp3 juta–Rp8 juta per ekor, bergantung pada jenis kelamin, umur, dan warna. Kenari yorkshire warna panda, misalnya, seharga Rp8 juta per ekor.

Harga itu untuk burung berumur 1,5 bulan. Makin dewasa burung, kian mahal. Harga kenari satu tahun mencapai Rp15 juta per ekor. Omzet penangkar dan importir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, itu mencapai Rp1,6 miliar. Ke-400 burung kenari itu impor dari Belgia, Belanda, dan Spanyol pada Februari 2022.

Itu menunjukkan betapa tingginya permintaan kenari yorkshire. Hendy mengaku belum sanggup melayani tingginya permintaan dari hasil penangkaran. Pemilik Gibraltar Aviary itu menangkarkan yorkshire sejak 2016. Produksi rata-rata baru 800 ekor per tiga bulan.

Kapasitas produksi belum mampu memenuhi permintaan pasar sehingga peluang menangkarkan kenari cukup besar. Apalagi kebutuhan lahan relatif kecil. Hendy yang memelihara 120 kenari yorkshire hanya memerlukan lahan 15 m2.

Ia memiliki 40 pasang induk dan 40 anakan. Burung anggota famili Fringillidae itu menghuni tiga kandang penangkaran berbeda, yakni produksi, pembesaran, dan moulting.

Ukuran kandang beragam. Kandang produksi berukuran 8 m × 6 m yang dihuni 50 pasang kenari. Sementara itu, kandang pembesaran 6 m × 3 m untuk menampung burung berumur 28 hari setelah menetas.

Durasi pembesaran 1,5 bulan hingga kenari siap jual. Menurut Hendy, kapasitas kandang pembesaran itu mencapai 100 ekor. Kandang moulting berukuran 4 m × 4 m untuk 40 ekor. Moulting atau rontok bulu khusus untuk burung pada fase merontokkan bulu di sekujur tubuh sehingga harus dipisahkan.

Semua kandang itu di dalam ruangan, sangkar bertingkat, berpendingin, dan pencahayaan menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED) strip lights.

“Kandang moulting memang harus gelap, biar burung tidak banyak beraktivitas,” tutur Hendy.

Desain kandang disesuaikan dengan habitat burung asal di Eropa. Hendy menyetel mesin pendingin pada suhu 19°C. Kelembapan ruangan 55–60%. Lebih lanjut, Hendy menyebut, banyak penangkar yorkshire pemula gagal karena menyamakan perawatan seperti kenari lokal.

Kenari yorkshire tidak tahan embusan angin besar dan panas. Harap mafhum, di habitat asalnya di Eropa, yorkshire hidup dalam empat musim, sedangkan di Indonesia hanya terdapat dua musim.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kembangkan Kelapa Genjah Merah Bali, Pekebun Panen Lebih Cepat

Trubus.id—Gede Sukrasuarnaya kesengsem penampilan kelapa genjah merah bali. “Warnanya cantik jingga kemerahan. Buahnya lebih banyak dan lebih besar dibandingkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img