Saturday, January 24, 2026

Peluang Bisnis Minyak Terbang

Rekomendasi
- Advertisement -

Permintaan minyak asiri justru meningkat saat pandemi korona dan akan stabil pada 2021.

Selagi manusia masih hidup pasti selalu membutuhkan minyak esensial. Fungsinya sebagai zat fiksatif pada parfum, zat antiradang dan penghilang rasa sakit. Pada industri farmasi, contohnya minyak cengkih kandungan bahan aktif eugenol kerap dimanfaatkan pada pasta gigi. Permintaan produk perkebunan terutama produk berbahan minyak asiri pun justru melonjak saat pandemi korona atau Covid-19. Peningkatan itu bisa 10—20 % dengan sebelum pandemi.

Aneka produk olahan minyak seraiwangi.

Permintaan meningkat untuk bahan dasar campuran disinfektan dan penyegar ruangan. Komoditas penghasil minyak esensial sebagai bahan campuran yang dipilih antara lain eukaliptus, serai, jeruk purut, dan kayu putih. Peningkatan permintaan itu justru memperkuat pasar minyak esensial yang sebelumnya tren untuk bahan penambah aroma diffuser sebagai penyegar ruangan.

Stabil

Serai salah satu komoditas penghasil minyak asiri paling stabil. Sebab bisa panen tak kenal musim. Harga terkini stabil di Rp190.000 per kilogram di tingkat petani, nilai itu stabil dan menguntungkan petani. Randemen serai 0,8—1,5% dari bahan layu. Jika tertarik terjun di dunia minyak esensial bisa memilih serai yang relatif stabil dibandingkan dengan komoditas penghasil minyak asiri lainnya.

Minyak asiri asal daun cengkih pun sebetulnya stabil. Namun, ketersediaan bahan baku yang menjadikannya tidak stabil. Pada musim kemarau daun cengkih berguguran menjadikan bahan baku melimpah. Ketika musim hujan cengkih jarang menggurkan daun, menjadikan bahan baku relatif terbatas. Harga cengkih di tingkat petani kini Rp140.000 per kilogram. Randemen minyak asiri cengkih 2%. Penggunaan minyak cengkih terutama untuk campuran esen vanila dan bahan campuran obat.

Jika ingin terjun di bisnis asiri, pemula lebih aman di bidang budidaya dan penyulingan. Sebab, keterampilan membuat produk turunan berbeda dengan penyulingan. Ada aturan pencampuran beragam minyak. Perlu pembelajaran khusus, sehingga tidak sembarang orang bisa mengolah. Namun, jika sudah memiliki keterampilan nilai tambah bisa 100%. Terjun di segmen turunan atau pengolahan produk pun perlu serangkaian uji dan izin keamanan produk.

Seraiwangi komoditas paling satabil karena bisa panen tak kenal musim.

Harap mafhum, produk turunan rata-rata untuk tubuh. Tujuannya agar aman digunakan, terutama konsumen yang memiliki kulit sensitif. Memulai usaha sebagai pemasok sebaiknya bermitra dengan perusahaan (eksportir atau pengolah minyak asiri). Kelebihannya penjualan minyak lebih mudah dan harga stabil. Pemasok tidak risau penurunan harga. Terpenting menjaga komitmen antara petani dan perusahaan.

Ekspor

Jika semua berkomitmen harga produk pasti relatif stabil. Salah satu penyebab harga produk fluktuatif karena tidak terjadi sinergi antara petani dan perusahaan. Kadang-kadang ada juga spekulan yang membeli minyak dengan harga tinggi. Namun, hal itu bersifat sementara. Artinya menjual sembarang berimbas pada harga yang tidak stabil. Padahal, permintaan pasar mancanegara sama.

Petani bisa menggunakan alat penyulingan sederhana untuk memasok pada perusahaan.

Pasokan dari petani untuk perusahaan bisa berupa bahan segar segar atau minyak. Harga serai segar Rp500 per kilogram. Namun, lazimnya pasokan berbentuk minyak. Petani bisa memanfaatkan jasa penyuling atau melakukan penyulingan sendiri. Parameter minyak yang diterima induk sesuai standar internasional. Kadar citronela dalam minyak serai minimal 35%.

Menggeluti segmen ekspor pun sangat memungkinkan. Terpenting sudah mengetahui pasar di suatu negara, baik mengetahui permintaan atau sekadar mengincar pasar. Lazimnya perusahaan eksportir akan mengirim sampel ke negara tujuan berikut hasil uji analisis laboratorium. Namun, eksportir tidak bisa langsung mengirim minyak hasil sulingan. Perlu perlakuan khusus agar barang sesuai mutu ekspor.

Eksportir baru bisa belajar tata cara ekspor pada eksportir senior. Salah satunya mengelola minyak sesuai mutu ekspor. Lazimnya, pengolahan minyak agar sasuai mutu ekspor US$1 per kilogram minyak. Memang tidak semua eksportir bisa membantu. Namun, PT Pemalang Agrowangi bisa mendampingi calon eksportir baru belajar mengenai tata cara ekspor.

Secara umum, siklus harga asiri terutama serai masih tetap. Pada akhir tahun Oktober—November permintaan turun, baru kembali merangkak pada akhir Januari atau awal Februari. Itu lazim karena penggunaan dan pengolahan asiri di mancanegara juga rendah pada akhir tahun. Pada 2021 bisnis asiri masih menjanjikan dan layak dipilih pelaku usaha baru. Indikatornya permintaan masih sangat tinggi, pandemi pun justru membuat permintaan kian tinggi. (Raeti, Direktur Utama PT Pemalang Agro Wangi)

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img