Saturday, August 13, 2022

Pemadam Luka Bakar

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Bula atau gelembung nanah menyebabkan rasa perih dan nyeri pada luka bakar
Bula atau gelembung nanah menyebabkan
rasa perih dan nyeri pada luka bakar

Lidah buaya  mengatasi luka bakar di kulit.

Meski menjadi perempuan karier, kebiasaan Elly memasak tak pernah pupus. Setiap pagi sebelum berangkat kerja, ia selalu memasak untuk sang suami.  Urusan masak-memasak semakin sering setelah perempuan yang bekerja di bidang jasa itu melahirkan putra pertamanya pada 2011. Rutinitas mengolah makanan ditambah mengurusi sang anak menyebabkan Elly  acap kali  lengah saat memasak di dapur.

“Saya sering terciprat minyak panas saat menggoreng,” ujar perempuan yang berdomisili di Semarang Selatan, Provinsi Jawa Tengah, itu.  Dampaknya, kulit Elly yang putih mulus mulai penuh noda kehitaman. Kulit yang terkena minyak tampak seperti luka bakar.  “Rasanya perih dan nyeri,” ujar  perempuan 35 tahun itu.

Salah penanganan

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Willy Perdana Satyabhakti SpKK, luka bakar merupakan  kerusakan atau kehilangan jaringan akibat kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, bahan kimia, listrik, dan radiasi.  Luka bakar terbagi tiga, yaitu, ringan, sedang, dan berat. Pada fase luka bakar ringan tidak berdampak besar, hanya menimbulkan nyeri di kulit. Namun, pada luka bakar tingkat sedang dan berat seperti korban kebakaran, misalnya, bisa mengakibatkan gangguan saluran pernapasan bila disertai cedera  inhalasi.

Luka bakar itu juga dapat menyebabkan gangguan sirkulasi cairan elektrolit sehingga pasien mengalami syok yang  berdampak sistemik. Dokter alumnus Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, itu menjelaskan keluhan luka bakar adalah  timbulnya gelembung nanah atau bula. Bula terjadi karena lepasnya  lapisan epidermis kulit dari dasar lapisan dermis yang disertai berkumpulnya cairan. Penampilanya seperti bengkak.

Informasi mengenai cara mengatasi luka bakar memang masih sangat minim. Sering kali, orang awam keliru ketika mengatasi masalah itu. Elly, misalnya,  kerap mengatasi keluhannya dengan membalurkan pasta gigi ke permukaan luka bakar. Alhasil, bukan sembuh, tapi  rasa perih yang semakin menjadi ditambah jejak noda kehitaman yang terus melekat di kulit. Menurut Willy hal itu merupakan kekeliruan. “Jangan diolesi pasta gigi, kopi, minyak, atau yang lainnya  karena tidak berguna terkadang justru memperparah luka bakarnya,” ujar pemilik Willy Skin Center di Jakarta Barat.

Cara penanganan luka bakar ringan sebaiknya langsung dialiri air selama 10—15 menit agar suhu kulit turun. Kemudian, dapat diberikan kompres air dingin dan obat pereda sakit untuk mengatasi nyeri. Rasa nyeri akibat luka bakar terjadi karena iritasi di ujung-ujung saraf sensorik.  “Kerap kali luka bakar menimbulkan bekas berupa perubahan warna kulit seperti kehitaman atau berupa jaringan  parut yang timbul atau hipertrofik,” kata Willy.

Lidah buaya

Penderita luka bakar sering dilanda rasa kurang percaya diri atau malu dengan  penampilan kulitnya. Elly semula tak acuh terhadap luka bakarnya. Namun, belakangan ia merasa risih karena bekas luka bakar itu mulai mengganggu penampilan. Itulah sebabnya Elly berusaha mengobati dengan salep oles berbahan lidah buaya Aloe vera. Setiap 4 jam sekali, Elly mengoleskan salep itu di 6 luka terpercik minyak.

Setelah rutin mengoleskan salep lidah buaya itu selama dua pekan, noda hitam  hilang. Begitu sembuh, Elly sempat mengalami iritasi luka bakar kembali ketika memasak.  Kali ini,  luka bakar itu agak parah hingga sebesar koin. Luka bakar itu ada di pipi bawah dekat bibir. “Saya panik, takut menimbulkan cacat di wajah,” katanya. Beruntung, saat itu ia telah memiliki  obat luka bakar.  Dengan sigap, ia pun  langsung mengoleskan salep di atas luka itu.

Hasilnya, rasa panas di kulit hilang, nyeri dan perih tidak terasa seperti sebelumnya. Gelembung nanah tidak muncul, luka bakar pun lebih cepat kering. Setelah sepekan pemakaian, wajah Elly kembali mulus. “Teman di  kantor saya banyak yang heran,” ujar Elly. Pemanfaatan lidah buaya untuk kesehatan sebetulnya bukan baru kemarin, tetapi sejak 1500 sebelum masehi (SM).  Beberapa negara tercatat mendokumentasikan khasiat  tanaman tropis itu seperti Amerika Serikat, Meksiko, dan Mesir. Di negeri seribu piramida itu lidah buaya ditemukan di beberapa dinding kuil peninggalan kerajaan Mesir kuno.

Secara empiris  khasiat lidah buaya untuk mengatasi luka bakar sudah  teruji sejak 1988.  Visuthikosol dari Fakultas Kedokteran, Mahidol University, Thailand, melakukan perbandingan uji  khasiat  ekstrak tanaman keluarga anggota Xanthorrhoeaceae itu dengan vaselin gauze dalam mengatasi luka bakar. Hasilnya, lidah buaya lebih efektif  mempercepat penyembuhan luka bakar selama 6 hari dibandingkan vaseline yang merupakan bahan kimia campuran losion untuk luka bakar.

Riset yang sama dilakukan di tanahair oleh Sidiq Nur Rahman dari  Program Studi Ilmu  Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian pada 2012 itu, membuktikan bahwa ekstrak Aloe vera lebih cepat menyembuhkan luka bakar dibandingkan bahan penyembuh luka bakar lain seperti teh Camelia sinensis  dan silver sulfadiazine.  Berdasarkan penelitian itu, ekstrak lidah buaya mampu menyembuhkan luka bakar dalam rentang waktu  17—19 hari, sedangkan ekstrak teh 19—20 hari, silver sulfadiazine 22—24 hari, dan kontrol 24 hari.

Davis RH  dari Departemen Biomedis, Pennsylvania College of Podiatric Medicine  dalam Journal of the American Podiatric Medical Association mengemukakan kaidah  penyembuhan luka dengan aplikasi ekstrak lidah buaya. Hasil uji praklinis menunjukkan bahwa zat polisakarida mannose 6-fosfat pada lidah buaya  merupakan senyawa penting dalam proses penyembuhan luka bakar. Senyawa itu merupakan reseptor faktor pertumbuhan pada permukaan jaringan ikat (fibroblas) di kulit. Aktivasi fibroblas  akan  meningkatkan kadar kolagen dan sintesis proteoglikan, dua zat yang berperan dalam membentuk dermis kulit, sehingga meningkatkan perbaikan jaringan kulit yang rusak. (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

 

  1. Lidah buaya sudah dimanfaatkan  sebagai obat tradisional sejak 3.500 tahun yang lalu
  2. Bula atau gelembung nanah menyebabkan rasa perih dan nyeri pada luka bakar
  3. Luka bakar ringan sebaiknya langsung dialiri air selama 10—15 menit
  4. dr Willy  Perdana Satyabhakti SpKK, ”Luka bakar merupakan  kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas”
Previous articleTumor Hati
Next articleAkhir Sinusitis Pipit
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img