Thursday, August 11, 2022

Pembuktian di Empat Benua

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Setiap tahun Kabupaten Purwakarta mencakup Kecamatan Wanayasa, Bojong, dan Kiarapedes menghasilkan 6.000 ton buah manggis. Dari jumlah itu hanya 35% manggis lolos seleksi ekspor. Di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, setali tiga uang, jumlah buah layak ekspor hanya 40%. “Itu sudah lebih tinggi ketimbang sebelum 1990-an. Waktu itu jumlah yang lolos ekspor dari Leuwiliang hanya 5%,” kata Prof Dr Roedhy Purwanto dari Pusat Kajian Buah Tropika Institut Pertanian Bogor.

Menurut Ade Sugema, salah seorang pekebun di Wanayasa, buah yang tidak lolos ekspor dijual ke pasar lokal atau diolah menjadi dodol atau jus. Kulit buah sisa pengolahan, “Ya dibuang atau kadang dibuat briket,” katanya. Ade sebenarnya paham, kulit manggis merupakan bahan baku fitofarmaka. Sayang, di sekitar Purwakarta belum ada perusahaan bersedia menampung.

Riset pendukung

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan produksi manggis nasional pada 2010 sebanyak 84.000 ton. Jika sebanyak 60% buah ditolak pasar dunia berarti terdapat 50.400 ton manggis potensial dimanfaatkan sebagai bahan penghasil xanthone. Musababnya banyak riset membuktikan keandalan xanthone. Riset terbaru Osaka Health Science University dan Osaka Medical College di Osaka, Gifu Pharmaceutical University di Gifu, dan Universitas Kyoto di Kyoto membuktikan secara in vivo keandalan alfamangostin-senyawa turunan xanthone-menghambat pertumbuhan tumor dan metastasis pada kanker rahim.

Masa-Aki Shibata dan 6 rekannya melakukan uji pemberian 3 dosis alfamangostin; 0 (kontrol), 10 mg, dan 20 mg per kg bobot badan per hari selama 6 minggu. Di akhir eksperimen, volume kanker pada tikus kontrol mencapai 993 mm3. Sedangkan pada tikus yang diberi dosis 10 mg alfamangostin, volume kanker 785 mm3; dosis 20 mg, volumenya 744 mm3. Selain itu, terlihat adanya penurunan persentase metastasis sebanyak 10% dibandingkan tikus kontrol. Hasil penelusuran Trubus terdapat ratusan riset lain di empat benua di dunia. (Tri Istianingsih)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img