Thursday, August 18, 2022

Pengupas Kacang Tanah:

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Bagi Bastiyah, obat jemari bengkak itu cuma satu: istirahat berhari-hari. Sebab itu menurut Mansyur Alisyamsi, koordinator lapangan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mengupas kacang tanah skala massal secara manual penuh kendala. Selain butuh tenaga kerja yang besar, juga waktunya lama.

Di Cikeusal, penanaman kacang tanah dilakukan secara bergiliran dengan padi. Jadi penanaman hanya sekali dalam setahun. “Total areal penanaman kacang tanah mencapai 70 ha,” kata Amin Rusmin, ketua kelompok tani Sukatani di Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal. Dengan produktivitas 2,5 ton/ha diperoleh 175 ton kacang tanah per tahun.

Cepat

Seorang pengupas ahli di Cikeusal butuh waktu seminggu untuk mengupas 500 kg kacang tanah. Itu dengan kemampuan maksimal membuang kulit kacang tanah sebanyak 10 kg/jam. “Bila memakai mesin, pengupasan kacang tanah cukup beberapa jam saja,” kata Ir Harsono MP, periset di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BPP Mektan) di Tangerang, Banten. Itu karena mesin berpenggerak motor bensin dengan kekuatan 0,5 tenaga kuda itu memiliki kapasitas terpasang untuk memisahkan  kulit sebesar 180 kg polong/jam.

Selain waktu lebih singkat, biaya tenaga kerja pun lebih hemat. Mesin cukup dioperasikan 2 orang. Seorang menjalankan mesin dan memasukkan polong kacang tanah, lainnya menampung hasil kupasan serta membereskan sisa kulit kacang. Jika mau lebih hemat, mesin cukup ditangani oleh satu orang. “Biji kacang tanah yang keluar dari mesin bisa ditampung memakai bak,” tambah Amin yang juga ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Cikeusal.

Keistimewaan lain, mesin desain Ir Puji Widodo, MSi, perekayasa BPP Mektan, itu mampu menghasilkan biji utuh hingga 95%. Sisanya berupa biji pecah dan tak terkupas. Agar hasil pengupasan optimal, sebaiknya kacang tanah dijemur terlebih dahulu hingga kering, berkadar air 12%. “Bila cahaya matahari terik, kulit kacang tanah garing dalam waktu 3 – 4 hari,” kata Amin.

Menurut Puji tingkat kebersihan pengupasan kacang tanah dengan mesin mencapai 84,37%. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan manual sebesar 80%. “Efisiensi pengupasan pun mencapai 88,55%,” tambahnya.

Praktis

Cara kerja mesin pengupas kacang tanah itu sederhana. Masukkan polong kacang tanah yang sudah dirontokkan dari batangnya ke dalam bak pemasukan atau hopper. Pastikan putaran motor penggerak, silinder pengupas, dan blower stabil. Kemudian sekat penutup pada bak masuk dibuka sehingga secara otomatis kacang tanah masuk ke dalam tabung silinder pengupas.

Bagian bawah silinder pengupas dilengkapi concave berbentuk seperti saringan. Fungsinya “menjepit” polong kacang tanah sehingga kulitnya sobek. Biji kacang tanah terkupas itu kemudian disaring memakai ayakan. Embusan angin dari blower memisahkan biji dari kulit dan kotoran. Biji terkupas itu kemudian keluar melalui lubang pengeluaran biji. Sementara kulit dan kotoran keluar melalui lubang lain.

Jarak silinder pengupas dan concave dapat disetel sesuai ukuran kacang tanah. ”Kalau kacang tanahnya besar-besar, jarak silinder pengupas dan concave dibuat agak renggang. Jika jaraknya terlalu dekat, bukan hanya kulit terkupas, tetapi biji ikut terbelah,” kata Amin yang menggunakan mesin pengupas kacang tanah itu sejak 2007.

Salah menyetel jarak membuat kualitas kupasan rendah. Misal menggunakan jarak antara silinder pengupas dan concave renggang saat mengupas polong kacang tanah ukuran kecil. ”Yang terjadi banyak kacang tanah tidak terkupas,” ujar Puji.

Berdasarkan pengujian M Hidayat, perekayasa BPP Mektan, jarak optimum antara silinder pengupas dan concave adalah 2 – 5 cm. Dengan jarak itu mesin mampu mengupas 111,75 kg polong/jam. Efisiensi pengupasan mencapai 99% dengan kualitas hasil biji utuh 95,71%, 4,29% biji rusak, dan 0,49% kotoran. Hasil pengujian itu menunjukkan bahwa 1% biji tidak terkupas berasal dari biji yang berukuran lebih kecil dari jarak silinder dan concave.

Dengan kualitas biji utuh tinggi, risiko kontaminasi aflatoksin diminimalisir. Harap mafhum, konsumsi pangan terkontaminasi cendawan Aspergillus sp itu dalam jangka panjang berisiko menyebabkan kanker. Jadi, kehadiran mesin pengupas kacang tanah membebaskan jari pengupas dari bengkak, produksi tinggi, dan kualitas hasil kupasan meningkat. (Rosy Nur Apriyanti)

Previous articleKini Kopi Tersaji Lagi
Next articleTiga Plus Tiga
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img