Wednesday, February 8, 2023

Persilangan Domba Texel dengan Priangan Cocok untuk Pembibitan

Rekomendasi

Trubus.id — Kelebihan domba texel asal Belanda adalah memiliki bobot mencapai 150 kg per ekor. Bobot tersebut dua kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan bobot domba garut jantan, yang rata-rata hanya 60 kg.

Sayangnya, salah satu kekurangan domba texel adalah saat dikawinkan dengan induk sesama texel, produktivitas anakannya rendah. Dalam setahun, betina texel hanya sekali melahirkan dan menghasilkan seekor anakan.

Tentu saja kurang cocok jika peternak menginginkan produksi cepat dan banyak untuk memenuhi permintaan daging domba. Namun, sebetulnya hal itu bisa diupayakan untuk mendapat produksi yang optimal. Cara ini kerap diterapkan oleh para peternak.

Untuk memperbaiki kekurangan texel, peternak mengawinkan domba texel jantan dengan domba priangan betina. Alasan domba priangan dipilih sebagai induk betina karena produksi anakannya tinggi.

Domba priangan atau domba garut itu bisa 3 kali melahirkan dalam 2 tahun. Kelebihan lain domba priangan bersifat prolifik, yakni mampu melahirkan lebih dari satu ekor anakan setiap kali melahirkan. Sekali melahirkan bisa 2–3 ekor anak.

Dari hasil persilangan itu, peternak akan mendapatkan domba dengan postur tubuh dominan menyerupai texel. Artinya, perkawinan itu tidak mengubah karakter fisik texel meski lahir dari rahim priangan. Bahkan, peternak bisa memperoleh anakan lebih sering dan lebih banyak.

Peternak biasa menamakan domba hasil silangan texel dan priangan dengan sebutan pritexel. Pertumbuhan pritexel cepat meski diberi pakan relatif rendah protein. Dengan pemberian pakan yang mengandung 12% protein, bobot tubuh pritexel meningkat 4–5 kg per bulan.

Peningkatan itu hampir dua kali lipat domba priangan yang hanya meningkat 2,5 kg per bulan dengan kualitas pakan sama. Dalam waktu 4 bulan domba pritexel sudah bisa dipanen untuk dijual sebagai bahan baku satai dan gulai. Bobot pada umur 4 bulan mencapai 20–25 kg per ekor.

Jika dipanen pada usia 4–5 bulan, kolesterolnya rendah. Rasa daging pritexel mirip daging domba priangan. Paha belakang pritexel yang tebal disukai rumah makan untuk diolah menjadi satai dan gulai. Rasa dagingnya yang enak menjadikan domba ini masuk kriteria daging yang disukai konsumen.

Kelebihan lain domba jenis pritexel adalah relatif tahan penyakit cacing dan skabies. Lapisan wol yang tebal pada pritexel melindungi jaringan bawah kulit dari serangan skabies. Sayangnya, pritexel tidak bisa dijadikan indukan. Jika dijadikan indukan, keturunan pritexel akan kembali ke sifat asal priangan atau texel.

Oleh karena itu, untuk peternak yang fokus di bidang pembesaran dapat membeli anakan pritexel. Namun, jika untuk produksi anakan harus membeli sepasang induk texel jantan dan priangan betina.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img