Trubus.id–Pascapanen yang tepat mampu menghasilkan aneka green bean kopi premium dengan harga fantastis. Di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Ari Muartoni, seorang produsen green bean kopi, memastikan setiap biji kopi yang akan diolah berasal dari biji kopi segar yang berkualitas.
Salah satu kunci utama dalam menghasilkan kopi premium adalah tingkat kematangan biji kopi saat dipetik. Biji kopi yang dipetik harus mencapai kematangan sempurna, yang ditandai dengan kulit ceri berwarna merah matang.
Setelah biji kopi dipetik, Ari merendam biji kopi segar tersebut. Proses perendaman ini bertujuan untuk memastikan hanya biji kopi yang terendam sempurna yang digunakan, karena biji kopi yang terapung biasanya rusak, sehingga kualitasnya menurun.
Biji yang tenggelam sempurna kemudian dijemur di bawah sinar matahari selama 4 jam. Setelah itu, Ari memindahkannya ke tempat yang teduh agar tidak terjadi penguapan saat proses fermentasi dimulai.
Proses fermentasi yang dilakukan oleh Ari melibatkan pembungkusan biji kopi yang sudah dijemur dengan plastik, lalu memasukkannya ke dalam drum tertutup dan kedap udara. Proses fermentasi berlangsung selama 25 hingga 30 hari.
Setelah proses fermentasi selesai, biji kopi tersebut kembali dijemur selama 10 hingga 12 hari. Proses penjemuran ini berfungsi untuk mengurangi kadar air pada biji kopi sebelum memasuki tahap sortasi.
Pada tahap sortasi, Ari memeriksa setiap biji kopi dengan teliti. “Karena ini green bean kopi super premium, apabila terdapat lubang setitik jarum akibat proses fermentasi atau penjemuran, maka tidak lolos sortir,” ujar Ari.
Dengan ketelitian tersebut, Ari memastikan setiap green bean kopi yang dihasilkan utuh dan mulus sempurna.
Proses panjang ini menghasilkan kopi wine yang memiliki aroma unik menyerupai wine. Wajar jika Ari mematok harga yang fantastis untuk kopi wine green bean tersebut.
Sementara itu, varian green bean kopi lainnya, seperti semi-wash dan full-wash, tidak melalui proses fermentasi. Varian green bean kopi semi-wash dan full-wash hanya melalui proses pencucian dan penjemuran untuk menghasilkan produk premium.
Pada varian semi-wash, Ari mengupas kulit ceri pada biji kopi segar hingga terlihat cangkangnya. Biji kopi yang sudah dikupas kemudian dicuci menggunakan air mengalir tanpa sabun.
Pada varian semi-wash, sebagian lendir pada cangkang masih tersisa, sementara pada varian full-wash, lendir pada cangkang biji kopi sepenuhnya hilang. Setelah itu, biji kopi dijemur di bawah sinar matahari.
Ari menjual varian green bean kopi semi-wash dengan harga Rp180.000 per kg, sementara varian green bean kopi full-wash dijual dengan harga Rp200.000 per kg.
Keberhasilan Ari dalam menghasilkan green bean kopi premium ini menjadi bukti betapa pentingnya kualitas dan ketelitian dalam setiap tahap produksi kopi.