Friday, December 9, 2022

Rahasia Para Jawara

Rekomendasi
Caudils Damnation kelinci jenis jersey wooly peraih best in show.
Caudils Damnation kelinci jenis jersey wooly peraih best in show.

Pehobi memiliki trik merawat kelinci hingga meraih gelar best in show di kontes nasional.

Ketelatenan Al Furqan Wiran memelihara kelinci membuahkan hasil. Kelinci koleksinya, Caudill’s Damnation, meraih gelar tertinggi di kontes nasional pada 2—3 Mei 2015 di Mall Living World, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Juri asal Amerika Serikat, Eric Stewart, mendaulat kelinci berjenis jersey wooly itu sebagai best in show (BIS). “Semuanya unggul mulai dari telinga, bulu, dan tubuh,” ujar Stewart.

Al Furqan mendatangkan kelinci dari Amerika Serikat pada Desember 2014. Pehobi di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, itu merawat kelinci bertipe bulu broken black itu secara intensif. Selain memberikan pelet setiap hari, Al Furqan juga memandikan kelinci cantik itu sepekan sekali dengan sampo antikutu. “Kesehatan bulu kunci penampilan jersey wooly agar tampil bersih dan maksimal,” ujar Al Furqan.

Eric Stewart mengamati kebersihan bulu kelinci saat penjurian.
Eric Stewart mengamati kebersihan bulu kelinci saat penjurian.

Seleksi 2 kali
Juri lain di kontes itu, Arie Wardhani, memilih kelinci berjenis netherland dwarf koleksi Eneru Prasetio sebagai best in show. Keunggulan kelinci bernama Black Mountain’s Hannibal milik pehobi asal Bandung, Jawa Barat, itu adalah bulu cantik dan tubuh proporsional. “Netherland dwarf paling mendekati kriteria penilaian berdasarkan standar American Rabbit Breeder Association (ARBA),” ujar Arie.

Selain Al Furqan dan Eneru Prasetio, pehobi lain yang juga beruntung hari itu adalah Doni asal Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Stewart dan Arie sepakat mengganjar klangenan Doni dengan gelar reserve in show (RIS). “Tubuhnya proporsional dengan bulu yang lebat dan bersih,” ujar Arie. Di kelas standart rex, koleksi M Iqbal Harraz, pehobi asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meraih gelar best of breed (BOB).

Gelar itu menjadi puncak upaya Iqbal yang menyeleksi bibit unggul sesuai standar ARBA. “Seleksi untuk mendapatkan kelinci unggul kelas kontes sampai dua tahap. Pertama ketika lepas sapih berumur delapan pekan dan kedua ketika berumur empat bulan,” ujar Iqbal. Pakan utama berupa 100—150 g pelet per hari. Untuk meningkatkan kesehatan kelinci, ia memberikan suplemen dan menyuntikkan vitamin B kompleks sebulan sekali.

English angora bernama PB’s Olive memikat dua juri sekaligus
English angora bernama PB’s Olive memikat dua juri sekaligus

Khusus kelinci rex, ia memberikan rumput hay kering secukupnya setiap pekan sekali untuk menjaga kesehatan dan kecantikan bulu. Sehari sebelumnya, Eric Stewart memberikan empat gelar bergengsi kepada cavi milik Meisin Hendarsin, yaitu best of breed (BOB) jenis coronet, BOB jenis silkie, RIS, dan BIS. Gelar paling bergengsi yaitu BIS diraih cavi koleksi Meisin dengan kode telinga CR1.

Bungkus tisu
Menurut Stewart mamalia pengerat itu unggul dari tubuh yang proporsional dan bulu yang bersih, sehat, dan panjang. Kunci sukses Meisin Hendarsin adalah perawatan intensif sejak Cavia porcellus itu berumur 3 bulan. Pehobi asal Kota Depok, Jawa Barat, itu mengombinasikan beragam pakan seperti pelet, sayuran, vitamin C, rumput kering, dan rumput segar.

Panitia, juri, dan pemilik peserta kontes ke-5 Indonesia Rabbit Society.
Panitia, juri, dan pemilik peserta kontes ke-5 Indonesia Rabbit Society.

“Semua bahan itu harus ada setiap hari, terutama sayuran,” ujar pehobi cavi sejak 2 tahun silam itu. Ia membungkus bulu bagian belakang, samping kanan, dan kiri dengan tisu sejak cavi berumur empat bulan. Tujuannya agar bulu tidak kotor atau gimbal. Strategi perawatan itu membuahkan hasil maksimal.

Menurut ketua panitia kontes, Akbari Wahyu Febrika, para pehobi antusias mengikutkan koleksinya pada kontes Indonesia ARBA Show ke-5. Penyelenggara kontes adalah Indonesia Rabbit Society (IRS). Para pehobi berdatangan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, dan Surabaya. “Total peserta mencapai 150 kelinci,” ujar Akbar.

Cavi berjenis coronet milik Meisin Hendarsin raih best in show.
Cavi berjenis coronet milik Meisin Hendarsin raih best in show.

Arie Wardhani mengatakan, secara umum penampilan keseluruhan kelinci peserta kontes cukup baik. “Terlihat pada kebersihan tubuh kelinci mulai dari kuku yang sudah terpotong, hingga bulu yang bersih dari kotoran,” ujar perempuan yang menjuri kelinci sejak 2009 itu. (Bondan Setyawan)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img