Tuesday, November 29, 2022

Raksasa Pelindung Udara

Rekomendasi

Angsana sebetulnya memiliki kayu yang cukup kuat. Agar tidak tumbang perlu sering dipangkasJalan sepanjang 2 km di Sunter, Jakarta Utara, itu tampak asri dan teduh karena di kanan dan kiri jalan berbaris angsana. Batang rata-rata berdiameter 60 cm dan menjulang

Selama ini sebagian orang memberi cap kepada angsana  Pterocapus indicus sebagai pohon yang mudah tumbang. Betul? Apalagi saat musim hujan dan angin kencang, kecemasan sebagian masyarakat kian menjadi-jadi. Menurut dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Yusuf Sudo Hadi MAgr, angsana alias sonokembang sejatinya tergolong kayu kelas awet II yang cukup kuat.

Tanaman anggota famili Fabaceae itu menjadi rentan tumbang karena bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau setek batang. Akibatnya hanya muncul akar serabut sehingga perakarannya dangkal. “Mestinya gunakan bibit asal biji agar memiliki akar tunggang yang menghunjam tanah sehingga lebih kuat menopang pohon,” ujar guru besar bidang Ilmu dan Teknologi Kayu itu.

Ahli hutan kota dari Institut Pertanian Bogor, Dr Ir Endes Nurfilmarasa Dahlan MS menggambarkan pohon hasil perbanyakan biji mampu bertahan hingga 200 tahun;  sambungan, 120 tahun, cangkok, 30 tahun. “Asalkan mendapatkan perawatan intensif seperti pemangkasan, angsana dapat dipertahankan menjadi tanaman pelindung,” ujar Yusuf. Bila rajin memangkas pohon tidak terlalu berat menahan embusan angin kencang.

Selain itu sebaiknya pilih jenis pohon yang memiliki kualitas kayu dan percabangan kuat, serta mampu menyerap polutan seperti trembesi Samanea saman. Pohon anggota famili Fabaceae itu memiliki kualitas kayu kelas II sehingga percabangannya kuat dan mampu membentuk tajuk yang lebar. Itulah sebabnya pemerintah Singapura menanam trembesi di tepi jalan-jalan utama.

Kihujan alias trembesi juga jagoan menyerap karbondioksida 28.488,39 kg/pohon/tahun. Namun, perakaran trembesi juga luas untuk mengimbangi tajuk yang lebar. Oleh karena itu untuk menanam trembesi perlu cukup ruang untuk pertumbuhan akar. Di Singapura trembesi di tanam dengan radius hingga 5 meter dari bahu jalan. Dengan begitu akar tidak menjebol jalan dan trotoar. Pohon yang percabangannya kuat antara lain trembesi, mahoni, dan beringin.

Menurut peneliti di Balai Penelitian Teknologi Agroforestri di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Soleh Mulyana SHut, pemilihan vegetasi hutan kota juga mesti memperhatikan manfaat pohon. Contohnya untuk antipolutan. Sebaiknya pilih jenis pohon yang daunnya berbulu seperti waru   Hibiscus sp. Polutan seperti debu akan menempel pada bulu-bulu halus di permukaan daun.

Soleh menuturkan hindari menanam pohon yang daunnya sulit terurai seperti pinus Pinus merkusii. Menurut dosen Jurusan Biologi Universitas Negeri Jakarta, Dr Adisyahputra MS, daun pinus mengandung senyawa terpenoid. Jika senyawa itu bereaksi dengan air, maka akan tereduksi menjadi asam. “Jenis mikrob yang mampu bertahan hidup dalam kondisi asam jumlahnya terbatas sehingga perlu waktu lama untuk mengurai serasah daun pinus,” ujarnya. Itulah sebabnya hasil penelitian Dr Ir Ismayadi Samsoedin MSc dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan, menyimpulkan dominasi pinus kurang sesuai. “Kalau hanya 1 – 2 pohon tidak masalah,” ujar Soleh yang menjadi pelaksana penelitian.

Menanam pohon-pohon kuat di perkotaan bukan berarti tanpa perawatan. “Pemangkasan tetap mesti dilakukan agar tajuk tidak terlalu rapat,” ujar Endes. Tajuk yang rapat menghalangi sinar matahari. Jika terlalu tertutup, di permukaan aspal jalan akan tumbuh alga dan lumut menyebabkan jalan licin sehingga membahayakan. “Idealnya sinar matahari yang masuk dapat mengeringkan air hujan 2 – 3 jam setelah hujan reda,” ujar kepala Divisi Hutan Kota dan Jasa Lingkungan, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB itu. Dengan begitu kehadiran pohon-pohon lindung tak lagi menjadi ancaman pada musim hujan. (Imam Wiguna/Peliput: Sardi Duryatmo & Riefza Vebriansyah)

Angsana sebetulnya memiliki kayu yang cukup kuat. Agar tidak tumbang perlu sering dipangkas

Di jalan Cipaganti, Kota Bandung, Jawa Barat mahoni tumbuh hingga berumur 60 tahun. Kayu mahoni tergolong kuat dan tidak berbanir sehingga tidak merusak jalan dan trotoar

Di Singapura trembesi ditanam dengan radius 5 m dari bahu jalan agar tidak menjebol trotoar dan jalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img