Friday, December 2, 2022

Satu Daun, Seribu Keindahan

Rekomendasi

Kordilin bagai Jason Bourne. Cukup mengubah potongan rambut, warna bola mata, bentuk alis, Jason, tokoh utama pada film The Bourne Identity, berubah menjadi orang lain. Cukup menggulung, menggunting, memilin daun, kordilin bersalin menjadi beragam rangkaian bunga berpenampilan atraktif.

Lihat saja sesosok rangkaian bunga karya Resty Budiman, perangkai di Jakarta Selatan, pada Festival Bunga di Rawabelong, Jakarta Barat, pengujung 2011. Lembaran daun tanaman taman itu berubah menjadi pohon natal mini nan cantik.

Resty hanya butuh waktu satu jam untuk merangkai pohon natal mini itu. Mula-mula ia membuat rangka berbentuk kerucut terbuat dari floral foam yang diselimuti dengan kawat ram. Lalu ia menutup rangka itu menggunakan lembaran kordilin berwarna kombinasi merah hijau pekat mengikuti alur dari bawah hingga ke atas rangka. Rangkaian itu semakin elegan dengan hadirnya elemen tambahan seperti anggrek bulan putih, mawar merah dan jingga, rudbeckia, babybread, dan lili paris. Untuk memperkuat kesan Natal, Resty meletakkan hiasan berbentuk bintang di atas rangka.

Fleksibel

Sosok atraktif juga terlihat pada rangkaian karya Anastasia Ferwidyasari, perangkai di Jakarta Selatan. Sekilas bulatan-bulatan yang menempel pada tegakan besi berbentuk bundar itu mirip kumpulan bunga mawar merah. Nyatanya kumpulan mawar merah itu berasal dari lembaran kordilin yang disusun membentuk mahkota sang ratu bunga.

Anastasia mengombinasikan penggunaan kordilin berwarna merah dengan varietas tience berdaun hijau supaya warna “mawar” terlihat terang. Ia meletakkan sebuah “mawar” berukuran besar di tengah rangka sebagai fokus rangkaian. Sebagai sentuhan akhir Anastasia meletakkan lima pasang anyelir putih kehijauan di lima titik untuk memperelok rangkaian.

“Menghasilkan rangkaian bunga yang elegan nan cantik tak melulu menggunakan materi berupa bunga. Materi berupa lembaran daun seperti kordilin pun bisa membentuk rangkaian cantik,” ujar Anastasia.Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (DPC IPBI) di Jakarta Selatan itu menjadikan kordilin sebagai materi andalan dalam rangkaian karyanya, misal rangkaian untuk hiasan di gereja pada hari Paskah. Rangkaian kordilin merah saat hari Paskah menjadi ciri khas rangkaian Anastasia.

Ketua Lembaga Sertifikasi Kompetensi Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral, Wendy K Mandik AIFD pun mengakui keunggulan kordilin. “Penampilan daun menarik dengan ragam warna. Mulai dari hijau, ungu, merah, kuning, hingga merah muda,” tuturnya.  “Ukurannya pun pas, tidak terlalu besar atau terlalu kecil,”  imbuh perangkai bunga di Jakarta Utara, Mimi Sumiati,

Selain itu hanjuang potong tahan lama hingga sepekan, lentur, dan mudah dibentuk. Kordilin dapat dibentuk menggunakan semua teknik merangkai misalnya gulung, potong, tempel, dan tusuk. Berbeda dengan bila perangkai menggunakan daun puring misalnya. “Meski sama-sama berwarna cantik tapi daun puring lebih sulit dibentuk. Struktur daun dan batangnya terlalu lemah,” ujar Anastasia. Oleh karena itu membuat rangkaian cantik berbahan kordilin bisa dilakukan oleh perangkai pemula sekali pun.

Sumber ide

Perlakuan itu tidak menyebabkan warna dan struktur daun rusak. “Beberapa jenis daun misalnya sirih gading akan menghitam bila dipotong,” kata Wendy. Kordilin pun cocok dipakai dalam beragam gaya merangkai mulai dari klasik hingga kontemporer. Di dalam rangkaian daun andong bisa menjadi elemen utama, penutup permukaan pot, atau aksesori. Mimi Sumiati menggulung daun kordilin hijau dan floribunda lalu merangkainya dalam untaian menggunakan kawat halus. Mimi lalu menjuntaikan untaian itu dalam rangkaian berangka bulat.

Lagipula daun tanaman anggota keluarga Agavaceae itu mudah didapat dan murah karena kerap dijadikan tanaman taman dan pekarangan rumah. Anastasia menyebut harga satu ikat berisi sepuluh lembar daun kordilin merah di salah satu pemasok bunga di kota Bogor, Jawa Barat,  hanya Rp3.000 – Rp3.500. Kordilin hijau Rp2.000 – Rp3.000 per ikat. Meski murah, penampilan rangkaian menggunakan kordilin tidak murahan.

Selain sebagai elemen rangkaian, daun andong juga dapat dibentuk menjadi aneka kreasi lain. “Banyak ide bisa muncul dari menggunakan kordilin. Misalnya ingin mempercantik kembali vas bunga yang telah usang, selimuti saja pakai kordilin. Jadilah vas bunga cantik. Agar lebih menarik bisa ditambah materi tambahan, misalnya asparagus bintang,” ujar Wendy. Bagai Jason Bourne, kordilin bersalin rupa menjadi beragam rangkaian menawan. (Andari Titisari)

 

Miniatur pohon Natal disajikan dengan cantik oleh Resty Budiman

Anastasia Ferwidyasari menyulap kordilin menjadi kumparan petal mawar merah nan menawan

Lembaran daun kordilin menyelimuti rangkai pohon cemara karya Lucia Raras, perangkai bunga di Jakarta Selatan

Roncean kordilin menjadi pemanis rangkaian karya Mimi Sumiaty

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Balitbangtan Menjajaki Kolaborasi dengan Turki atas Keberhasilannya Sertifikasi Varietas

Trubus.id — Balitbangtan yang telah bertransformasi Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) mulai memperkuat jejaring internasional salah satunya dengan kunjungan ke...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img