Monday, August 15, 2022

Lilin Pelindung

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sebatang lilin yang menyala kerap Wiwie bawa ketika hobiis di Sunter, Jakarta Utara itu menyetek nepenthes koleksi. Kres, gunting pangkas memotong batang nepenthes yang terlalu panjang. Kemudian ia meneteskan cairan lilin ke bekas potongan tanaman. Harap mafhum, bekas luka yang basah gampang terinfeksi cendawan penyebab busuk. Dengan dilapisi lilin, nepenthes pun terlindung dari ancaman busuk.***

Previous articleJARAK KEPYAR
Next articleSatu Daun, Seribu Keindahan
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img