Wednesday, September 28, 2022

Satwa Laut yang Bisa Menurunkan Kolesterol

Rekomendasi

Trubus.id — Kolesterol tinggi bisa menjadi biang berbagai penyakit mematikan seperti jantung koroner dan strok. Selain ke dokter, biasanya seseorang akan mengonsumsi herbal untuk mengatasi kolesterol. Alternatif lain, seseorang bisa memanfaatkan satwa laut Discodoris sp.yang terbukti manjur mengatasi kolesterol jahat dan mendongkrak kolesterol baik.

Prof. Dr. Ir. Nurjanah, M.S., menguji coba satwa laut itu pada hewan uji kelinci jantan ras new zealand berumur 4–5 bulan. Ia memperoleh hewan uji itu dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hasil riset membuktikan kadar kolesterol total kelinci jantan turun dari 572,40 mg/dl menjadi 69,75 mg/dl. Riset itu juga membuktikan kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) turun dari 435,20 mg/dl menjadi 17,50 mg/dl. Kadar trigliserida turun dari 210,35 mg/dl menjadi 40,87 mg/dl.

Sementara itu, kadar kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL)naik dari 18,95 mg/dl menjadi 103,23 mg/dl. Kesimpulan hasil penelitian itu menunjukkan bubuk Discodoris sp. kering berpotensi sebagai antioksidan dan antikolesterolemia.

Khaisat lain Discodoris sp. mencegah perlemakan hati dan pembentukan plak. Bagaimana Discodoris sp. mampu berfungsi sebagai antikolesterol?

Bubuk kering satwa itu mengandung 49,60% protein, 4,58% lemak, 11,74% abu, 1,9% abu tidak larut asam, 15,25% air, 0,45% serat kasar, dan 18,73% karbohidrat. Berdasarkan analisis komponen fitokimia, ekstrak kasar tepung Discodoris sp. mengandung alkaloid, saponin, steroid, dan fenol.

“Senyawa-senyawa itu kemungkinan berperan dalam menurunkan kolesterol total maupun LDL,” terangnya.

Lebih lanjut, Nurjanah mencontohkan, masyarakat Bajo di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, terbilang jarang ke rumah sakit. Mereka mempunyai kebiasaan mengonsumsi satwa laut Discodoris sp. Masyarakat Bajo membakar atau merebus Discodoris sp. sebagai santapan harian. Bumbunya terdiri atas rimpang kunyit, serai wangi, buah belimbing, tomat, dan jeruk nipis.

Bahkan, menurutnya bayi yang baru lahir pun sudah berkenalan dengan satwa laut itu. Orangtua meletakkan satwa laut tersebut di atas pusar bayi yang baru lahir. Mereka percaya hal itu bisa mempercepat penyembuah luka. Satwa Discodoris sp. mudah beradaptasi dengan lingkungan dan berlendir yang bersifat antimikrob.

Kebiasaan masyarakat Bajo lebih dulu memanfaatkan satwa laut Discodoris sp. telah diuji secara ilmiah memang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya untuk menurunkan kolesterol.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Cara Menghasilkan Silangan Palem yang Cantik

Trubus.id — Greg Hambali sangat hobi menyilangkan palem. Saking hobinya menyilangkan tanaman palem, Greg mendapatkan hasil silangan terbaru yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img