Trubus.id — Sampah plastik menjadi salah satu masalah yang belum tertangani secara optimal. Produk berbahan dasar plastik seperti sedotan membutuhkan waktu lama untuk bisa terurai. Oleh karena itu, masyarakat bisa mulai menggunakan sedotan berbahan dasar purun yang lebih ramah lingkungan dan cepat terurai.
Purun kerap tumbuh di lahan yang tergenang air seperti rawa, sawah, bekas galian, atau lahan gambut—lahan dengan tingkat kesuburan rendah, tingkat keasaman tinggi, dan bersifat kering.
Rumput itu tumbuh liar, menjulang hingga 1,5 meter. Batang tumbuhan anggota famili Cyperaceae itu ramping, tumbuh satu-satu dari rimpang yang mengayu. Masyarakat mengabaikannya. Namun, ada salah seorang yang tergerak memanfaatkan rumput liar itu, ia adalah Muhammad Yamin, S.T.
“Sayang jika tidak dimanfatkan dan tidak mengambil bagian dari pelestarian lingkungan,” tutur pengusaha purun di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, itu.
Yamin mengambil purun liar yang berbuluh, diameter 2–8 mm, memotong batang sepanjang 22 cm, dan membersihkannya. Penjemuran selama 2–3 hari menyebabkan batang purun yang hijau berubah kecokelatan.
Kini, purun berfaedah besar sebagai sedotan beragam minuman. Yamin menyarankan penggunaan purun Lepironia articulata hanya sekali. Menurut pengamatan Yamin, zat tanaman pada sedotan alam itu akan terurai dalam minuman panas dalam waktu 6–8 jam.
“Namun tanaman itu hanya terasa pada air putih panas saja,” tutur pemilik Go Purun itu.
Purun akan hancur dalam waktu sepekan setelah dibuang, terurai oleh tanah dan air. Jika telanjur terurai di minuman pun, purun tetap aman. Sedotan purun telah diuji laboratorium dan terbukti bebas bakteri serta bahan kimia berbahaya.
Setelah terurai, cita rasa minuman pun tetap. Adapun pada minuman dingin, purun tidak terurai. Lagi pula durasi orang minum tak sampai delapan jam. Cara lain, dengan mengangkat purun dari larutan minuman panas. Bandingkan dengan sedotan plastik 50–200 tahun baru terurai dalam tanah.
Harga sebuah sedotan purun Rp385. Namun, pria 40 tahun itu menjual sepaket terdiri atas 100 sedotan Rp38.500. Yamin memasarkan sedotan purun ke berbagai hotel, restoran, kafe, dan rumah makan di Kalimantan Selatan.
