Trubus.id— “Meletakkan tanaman platycerium atau paku tanduk rusa di atas media tanam yang ditempelkan pada papan gantung—sebut saja media mounting—memiliki nilai seni tersendiri,” ujar I Putu Krisna Bayu.
Ratusan koleksi platycerium milik I Putu Krisna Bayu tertata rapi di dalam rumah tanam baru. Di rumah tanam baru itu Krisna memelihara tanaman di tempat terbuka.
Berbagai jenis koleksi platycerium milik Krisna seperti platycerium motherfucker tersusun rapi dalam gantungan sel drainase (drainage cel, DC).
Krisna memilih media mounting berupa akar kadaka—moss hitam—dengan kualitas terbaik karena mampu mempertahankan kelembapan. Dengan begitu frekuensi penyiraman tidak terlalu sering. Penyiraman hanya tiga hari sekali atau media tanam tidak mengeluarkan air saat ditekan.
Selain itu harga akar kadaka lebih murah. Harga akar kadaka berkualitas Rp100.000 per 2 kg. Bandingkan dengan harga sphagnum moss berkualitas di Provinsi Bali mencapai Rp1,2 juta per 5 kg.
Menempelkan media tanam dan tanaman platycerium atau akrab dengan sebutan mounting mempunyai nilai tersendiri untuk mempercantik tanaman. Menurut salah satu penyedia jasa mounting di Provinsi Bali, I Nyoman Arta Yasa, seni mounting berkembang mulai pertengahan 2021.
Ingin tahu, langkah mounting tanaman pada platycerium atau paku tanduk rusa? Baca selengkapnya pada Majalah Trubus Edisi 656 Juli 2024/LV yang mengulas Lokal dan Ekspor Peluang Besar Pasar Platycerium. Akses pembelian Majalah Trubus pada e-book digital: play book.
