Trubus.id—Menjadi pekebun melon untuk diri sendiri bisa dengan cara menanam melon di dalam pot. Toh mencoba menabulampotkan sendiri melon pun tidak terlalu sulit. “Prinsipnya, menanam melon di dalam pot sama saja dengan membudidayakannya di lahan,” tutur Ade Dwi Adedi, pionir penanaman melon di Cilegon.
Malah dengan menanam di pot perlakuan jadi lebih terkontrol. Anda dapat memilih media tanam yang paling tepat untuk penanaman kerabat mentimun itu. Melon membutuhkan media porous dan subur. Makanya Ade memilih menggunakan campuran pupuk kandang, tanah top soil, dan sekam mentah dengan perbandingan 1:1:1.
Di atas media itulah Anda dapat menanam bibit melon berumur 4 hari. Anda juga dapat menanam bibit umur 14 hari. Dengan menggunakan bibit umur 4 hari yang baru memiliki daun kotiledon justru tanaman lebih kuat bagi yang menanam satu tanaman per pot.
Cara itu mirip seperti sistem penanaman padi system of rice intensification (SRI) yang juga memanfaatkan bibit muda. Bibit muda berakar pendek sehingga ketika dicabut dari persemaian dan pindah ke lokasi tanam tidak ada akar terputus.
Akar putus menyebabkan tanaman stres. Lagi pula bibit muda lebih mudah beradaptasi setelah pindah tanam. Daun sejati belum muncul sehingga lebih tahan layu. Berbarengan dengan penanaman bibit juga dipasang tiga buah ajir sebagai tempat melon merambat.
Nantinya ketika buah sudah muncul, buah digantungkan di ajir. Tanaman disiram setiap hari hingga air menetes di bawah pot, kecuali bila hujan. Sebagai sumber nutrisi diberikan pupuk sesuai fase pertumbuhan tanaman.
Sementara untuk mencegah serangan hama dan penyakit disemprotkan campuran insektisida seperti Curacron dan fungisida. Dosis masing-masing 2 cc per liter dan 1 gram per liter setiap minggu.
Perawatan lain, perompesan tunas yang muncul di batang. Tanaman dibuahkan pada ruas ke-11 sampai 13. Caranya dengan membiarkan tunas di salah satu ruas itu tumbuh dan memunculkan bunga.
Seminggu kemudian ketika bunga sudah menjadi buah, dilakukan topping alias pemangkasan pucuk dengan menyisakan 28—30 daun. Tujuannya untuk mengoptimalkan pembentukan buah. Melon siap dipanen pada 60 hari setelah tanam. Tertarik mencoba untuk di halaman rumah sendiri? Yuk jadi “pekebun” melon di pot.
