Tuesday, January 27, 2026

Sukses Cangkok Mamey Sapote

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Wiwik Wijayahadi sukses mencangkok mamey sapote Pouteria sapota. Dalam dua pekan akar tanaman bermunculan sehingga hasil cangkokan siap tanam. Pehobi buah di Kota Yogyakarta itu mencangkok dengan trik khusus.

Kuncinya ada pada pembiaran kambium hingga mengering. Barulah luka sayatan dibalut dengan media. Lazimnya, mencangkok tanaman dengan mengerat batang sepanjang 3—5 cm. Kemudian pehobi mengerik kambium lalu membalut luka dengan tanah maupun sabut kelapa.

Wiwik memilih cabang muda sebagai bahan cangkok. Ia mengerat cabang sepanjang 3 cm menggunakan pisau tajam dan steril, mengupas kulit cabang, tanpa mengerik kambiumnya. Wiwik menuturkan, “Biarkan sampai kambium mengering.”

Sembari menunggu kambium kering ia meletakkan tumbukan bawang merah pada luka sayatan untuk merangsang pertumbuhan akar. Umbi bawang merah mengandung hormon tumbuh auksin yang mampu memicu kemunculan akar.

Usai kambium kering, ia lantas menutup luka sayatan itu dengan sekepal moss basah kemudian membungkusnya dengan plastik. Wiwik semringah melihat hasil cangkokan berakar dalam waktu singkat.

Lazimnya, akar cangkok mamey sapote muncul paling cepat 2 bulan. Cara itu cukup memuaskan karena Wiwik mencangkok mamey sapote berjenis keywest. Menurut ahli fisiologi tumbuhan dari Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Ir. Edhi Sandra M.Si, perbanyakan tanaman keluarga sawo secara vegetif sulit dilakukan. 

Tanaman bergetah dan lambat tumbuh. Jika tanaman dicangkok maka akar baru sulit terbentuk, sedangkan bila disambung pembentukan kalus gagal. Penangkar buah di Bogor, Jawa Barat, Ricky Hadimulya, menuturkan sejatinya tingkat keberhasilan cangkok mamey sapote relatif baik, kecuali jenis keywest.

Tingkat keberhasilan cangkok keywest hanya 20—30%, bahkan dengan teknik sambung susu sekalipun. Ricky berpendapat keywest memiliki getah lebih banyak dibandingkan dengan jenis lain sehingga agak sulit diperbanyak dengan cangkok.

Mamey sapote jenis lain seperti lorito, havana, dan magana cenderung mudah dicangkok. Pengalaman Ricky mencangkok mamey sapote lorito butuh waktu 1,5—2 bulan untuk turun cangkok. Ricky menuturkan lorito lebih mudah dicangkok dibandingkan dengan mamey sapote jenis lain.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img