Wednesday, April 17, 2024

Khasiat Kuat Kolang-Kaling : Bantu Perkuat Tulang

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Saat Ramadan penganan yang khas tersaji yakni berbahan kolang-kaling. Bahan yang acap menjadi bahan kolak itu sejatinya mengandung berbagai khasiat.

Menurut Andy Candra, dalam tesisnya untuk meraih gelar master bidang Ilmu Kimia di Universitas Sumatera Utara, kolang-kaling kering mengandung 5,2% protein.

Kandungan lain berupa 0,4% lemak, 2,5% abu, 39% serat kasar, dan 52,9% karbohidrat. Karbohidrat dalam daging biji buah aren pada umumnya adalah galaktomannan. Galaktomannan adalah polisakarida yang terdiri atas rantai mannose dan galaktosa.

Industri makanan menggunakan senyawa itu sebagai penggumpal. Pada industri es krim, galaktomannan membuat es tidak cepat mencair. Selain itu, industri pembuatan keju, buah kalengan, dan bumbu salad juga menggunakan galaktomannan.

Dalam dunia farmasi galaktomannan menjadi bahan obat untuk beberapa jenis penyakit seperti radang sendi. Hasil penelitian periet di Departemen Fisiologi dan Farmakologi, Universitas Federal, Fortaleza, Brasil, Rondinelle Ribeiro Castro, menunjukkan galaktomannan memang manjur mengatasi radang sendi.

Dalam riset ilmiah itu Castro memberikan larutan yang mengandung 100 mikrogram galaktomannan pada tikus wistar yang menderita oestoartritis. Hasilnya rasa sakit akibat penyakit itu berkurang. Jadi galaktomannan berefek analgesik alias pereda sakit. Itu setara Hylan G-F20, obat sintetis kimia pereda sakit yang beredar di pasaran.

Menurut herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, hingga kini sedikit yang tahu bila kolang-kaling berfaedah bagi kesehatan. Masyarakat lebih mengenal daging biji buah tanaman anggota famili Arecaceae itu sebagai bahan penganan untuk berbuka puasa saat Ramadan.

Menurut ahli gizi masyarakat di Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, M.S., kolang-kaling mengandung serat cukup tinggi sehingga baik untuk melancarkan pencernaan.

Lina juga meresepkan kolang-kaling untuk menguatkan tulang balita, membersihkan usus, mag, dan membantu pertumbuhan tulang janin. Itulah sebabnya penderita osteoporosis sebaiknya konsumsi kalsium dari selain susu.

Menurut konsultan gizi dan kuliner di Jakarta, Budi Sutomo, setiap 100 g kolang-kaling mengandung 91 mg kalsium. Jumlah itu tergolong tinggi. Bandingkan dengan 100 g susu sapi murni yang mengandung 125 mg kalsium.

Oleh karena itu kolang-kaling menjadi sumber kalsium alternatif selain susu dan baik untuk mencegah osteoporosis. Ingin tulang lebih kuat, konsumsi kolang-kaling.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peternak di Kabupaten Magelang Sukses Silangkan Ayam Poland

Trubus.id—Penggemar ayam poland di Indonesia berasal dari berbagai daerah. Alasannya karena sosok ayam poland sangat unik. Muhammad Doni Saputra...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img