Syarat agar Pepaya Mudah Menembus Pasar

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Pekebun pepaya harus memperhatikan jenis pepaya yang dibutuhkan oleh pasar dan digemari konsumen. Tujuannya, memudahkan penjualan saat panen nanti. Apalagi, syarat pasar modern dan pasar tradisional mempunyai kriteria pepaya yang berbeda.

Misalnya, pasar modern tentu hanya menghendaki pepaya kualitas premium. Vendi Tri Suseno, S.T.P., Manajer Pengembangan Bisnis PT Laris Manis Utama, mengatakan, kulit pepaya harus mulus. PT Laris manis menerima pepaya dari pekebun dengan jumlah semburat kuning yang muncul di bagian ujung minimal 2 atau 3.

Adapun warna daging buah jingga kemerahan. Konsumen juga menggemari pepaya yang matang sempurna. Cita rasa daging buah manis dengan tingkat kemanisan 15°briks.

Menurut Vendi, pepaya dengan tingkat kemanisan 11°briks pun sesungguhnya sudah bisa diterima pasar. Pepaya dengan karakter biji yang mudah dibersihkan bisa menjadi nilai tambah. PT Laris Manis memasarkan pepaya calina dan hawai.

Vendi menuturkan, seiring perkembangan zaman dan gaya hidup preferensi konsumen pada ukuran pepaya pun bergeser. Dahulu, kesan pepaya lezat adalah pepaya yang besar.

Kini, sebagian masyarakat menginginkan pepaya berukuran kecil sehingga dapat dimakan sekali habis. Pepaya berbobot mini juga menjadi bagian dari jamuan makan acara resmi.

Tamu undangan cukup membelah pepaya, membuang biji, lalu menyendok daging buahnya. Sebaran pepaya hawai sendiri paling tinggi di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Sejatinya, pasar pepaya di luar Pulau Jawa pun terbentang.

Vendi menyarankan pekebun harus betul-betul cermat memberikan nutrisi dan seleksi untuk mendapatkan buah yang sesuai keinginan pasar. Terapkan standar budidaya terbaik secara konsisten supaya kualitas dan kuantitas panen terjaga. Gunakan bibit dari produsen tepercaya sehingga buah sesuai kriteria yang diinginkan.

Menurut Tri Budiyanti, S.P., M.Si., peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Solok, Sumatra Barat, telah merilis setidaknya 10 pepaya unggul yang bisa dikembangkan pekebun di Tanah Air. Yang paling populer adalah pepaya berukuran sedang dan kecil.

Contoh jenis pepaya berukuran sedang adalah kalina dan merah delima, sedangkan pepaya berukuran kecil adalah arum. Tri menuturkan, masyarakat kurang tertarik pada pepaya berukuran besar.

“Pepaya besar biasanya digunakan untuk campuran es buah atau dijual sebagai buah potong,” papar Tri.

Artikel Terbaru

GHEL, Kelapa Cepat Panen dengan Daging Tebal

Kelapa genjah hijau Erabolo Labuanbatu (GHEL) menjadi varietas unggul baru hasil pengembangan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)....

More Articles Like This