Trubus.id-Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC), BRIN, mengembangkan teknologi finebubble untuk sektor pertanian dan perikanan. Inovasi ini dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi serta produktivitas di kedua sektor tersebut.
Kepala PRMC BRIN, Yanuandri Putrasari, menjelaskan bahwa finebubble adalah gelembung udara berukuran sangat kecil yang mampu bertahan lama dalam air. Gelembung ini memiliki karakteristik khusus seperti luas permukaan yang besar dan kemampuan menembus pori-pori mikro pada jaringan tanaman dan hewan.
Di bidang pertanian, finebubble mampu meningkatkan penyerapan nutrisi, mempercepat pertumbuhan akar, dan mendukung efisiensi fotosintesis. Air yang diperkaya finebubble juga mengurangi penggunaan pupuk sehingga mendukung pertanian ramah lingkungan.
Dalam peternakan, teknologi ini meningkatkan kualitas air, menurunkan bakteri patogen, serta mendukung kesehatan dan produktivitas hewan ternak. Finebubble juga dapat diaplikasikan dalam sistem pembersihan kandang dan pengolahan limbah secara efisien.
Dalam webinar PRMC #1, Dosen IPB University Aris Purwanto mengungkapkan bahwa finebubble adalah teknologi baru yang mampu memasukkan gelembung halus ke dalam cairan dalam waktu lama. Ia juga menjelaskan penerapan teknologi ini dalam sistem agri-aqua farming.
Nanobubble, sebagai bentuk awal dari finebubble, berukuran sangat kecil dan mampu meningkatkan oksigen terlarut dalam air. Hal ini membantu menjaga ekosistem perairan serta membersihkan air dari kontaminan dan polutan berbahaya.
Aris juga menjelaskan konsep ultra fine bubble (UFB) yang memiliki diameter kurang dari 1 µm dan dapat menghasilkan Reactive Oxygen Species (ROS). ROS ini merangsang perkecambahan endogen yang penting bagi pertumbuhan benih.
Finebubble dan micro bubble memiliki luas permukaan besar serta durasi keberadaan yang lama dalam air. Karakteristik ini memungkinkan keduanya mengikat dan menghilangkan racun, serta meningkatkan efisiensi transfer oksigen ke dalam air.
Teknologi ini telah terbukti meningkatkan kecepatan perkecambahan benih seperti padi, bawang putih, dan tanaman hortikultura lainnya. Pada sistem agri-aqua farming, finebubble juga membantu pertumbuhan ikan dan udang dalam kepadatan tinggi.
Penggunaan finebubble dengan ozon juga bermanfaat dalam pascapanen, seperti mencuci cabai untuk mengurangi residu pestisida. Teknologi ini bahkan telah diterapkan dalam pengolahan limbah tambak dan air irigasi untuk meningkatkan kualitas air.
Aris menegaskan bahwa finebubble merupakan teknologi terapan yang sangat potensial untuk mendukung pertanian dan akuakultur berkelanjutan. Teknologi ini dianggap mampu menjawab tantangan efisiensi dan produktivitas sektor pangan di Indonesia.
Hal ini juga ditegaskan Kepala PRMC BRIN bahwa teknologi finebubble menjadi solusi inovatif untuk sektor pertanian dan peternakan modern. Keunggulannya terletak pada peningkatan hasil produksi, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan lingkungan.
Foto:Dok. BRIN
