Sulit menyilangkan kuping gajah di dataran rendah. Kuncinya membuat iklim mikro seperti di dataran tinggi dan pemilihan induk.

Penyilang di dataran rendah seperti Noldy Topan Tapiheu sulit membuahkan kuping gajah agar muncul varian baru. Nurseri Noldy di Kelurahan Kadu, Kecamatan Curug, Kota Tangerang, Provinsi Banten, berketinggian 50 meter di atas permukaan laut. Komentar rekan-rekan Noldy di Kota Depok, Jawa Barat, juga sama, sulit menyilangkan tanaman kuping gajah pada fase pembuahan.
Buah banyak yang gagal menjadi biji sehingga penangkar sulit menyilangkan. Sejak 2017 target utama Noldy mencari indukan kuping gajah yang memiliki sifat variegata untuk disilangkan. Noldy ingin menghasilkan hibrida-hibrida kuping gajah variegata bernilai mahal.
Suhu 26°C
Setelah tiga bulan pemeliharaan, ukuran tanaman memilki bonggol bunga sehingga siap disilangkan. Ciri-ciri tanaman siap disilangkan yaitu bonggol bunga tempat putik sari melekat berlendir, siap menerima polen. Namun, tak mudah menyilangkan kuping gajah di dataran rendah. Berkali-kali hasil silangan Noldy tak kunjung menghasilkan buah. Itu yang menyebabkan Noldy mengubah kondisi iklim mikro rumah kacanya.
Noldy menggunakan dua lapis jaring, memastikan sirkulasi udara baik, serta menggunakan sistem pengabutan atau misting tiap pagi, siang, dan sore hari. Modifikasi itu berhasil meningkatkan kelembapan udara yang ditandai dengan suburnya lumut di area rumah kaca, serta bonggol bunga berbuah, meskipun tidak sempurna seluruhnya. Ia membuat kondisi rumah kacanya seperti kondisi di dataran tinggi yang memiliki bersuhu 24—26°C, memiliki sirkulasi udara yang baik, kelembapan tinggi di atas 90%.

Pada percobaan ke-3, Noldy sukses menghasilkan hibrida. Sejak itu ia tak henti menyilangkan kuping gajah setiap ada indukan yang siap untuk menerima polen. Setelah panen biji, Noldy menumbuhkan 15—20 biji hibrida pada satu pot yang sama dari indukan yang sama.

Karakter variegata lazimnya sudah mulai terlihat sejak 3 bulan setelah tanam, tetapi masih belum terpercaya. “Biasanya kalau umur tanaman masih kecil karakter variegata bisa hilang seiring pertumbuhan. Amannya kita seleksi pada 8—12 bulan, karakter variegata sudah pasti tidak hilang,” kata ayah dua anak perempuan itu. Karakter variegata pun sangat langka, dari satu bonggol paling optimal hanya mendapatkan dua individu variegata stabil.

Thailand mengincar
Variegata terbagus dan unik yaitu ada tiga warna dalam satu daun di setiap atau susunan daun tertentu. Contoh warna hijau, putih, dan kuning di setiap lembaran daun. Peluang memperoleh variegata makin besar ketika Noldy memanfaatkan induk betina Anthurium pterodactyl dan Anthurium clarinervium (lihat boks: Penerus Variegata).
Pasar ekspor, terutama Thailand dan Amerika Serikat, mengincar hasil silangan Noldy yan rata-rata variegata itu. Pada 2020 Noldy melepas dua hibrida kuping gajah variegata dengan harga US$1.400 setara Rp19 juta per tanaman. Umur tanaman setahun. Penangkar itu terus mengupayakan kelahiran kuping gajah-kuping gajah baru variegata, meski lokasi penyilangan di dataran rendah. (Tamara Yunike)
