Trubus.id—Jambu kristal kerap terserang lalat buah Bactocera correcta. Serangga berukuran tubuh mencapai 6 mm, warna cokelat kekuning-kuningan dengan dua garis membujur, bersayap, dan pinggang ramping itu menyerang buah-buahan di daerah tropis.
Lalat betina meletakkan telur dengan menusukkan ovipositor ke buah, saat ukuran buah jambu berdiameter 2—4 cm. Telur menetas menjadi larva yang menggerogoti daging buah hampir matang (masak), sehingga menyebabkan pembusukan.
Buah yang diserang lalat buah terlihat ada bekas tusukan di kulitnya. Kadang-kadang penampilan buah dari luar tampak mulus, tetapi di dalamnya membusuk dan penuh larva lalat buah.
Untuk mengendalikan lalat buah dengan pendekatan kultur teknis dengan caranya bungkus buah pada saat buah masih kecil, yakni berdiameter 2—3 cm.
Kumpulkan buah-buah terserang baik yang berjatuhan maupun yang masih di pohon (ada bekas tusukan di kulitnya), Jambu Kristal Rontok kemudian bakar agar larva tidak berkembang.
Cara selanjutnya dengan memasang kapur barus di cabang pohon untuk mengusir lalat buah. Anda juga dapat memasang botol penjebak lalat buah yang telah dipasangi metil eugenol di dalamnya. Lalat jantan akan tertarik dan masuk ke dalam botol dan tidak bisa keluar hingga mati.
Tanaman buah lain yang rentan rontok yakni kedondong. Buah tidak bisa besar jika kekurangan nutrisi sehingga perlu pupuk memadai untuk berbuah optimal. Kandungan hara air cucian beras rendah sehingga tidak dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi utama apalagi bila penggunaannya hanya satu kali.
Penyebab gagang buah layu dan buah rontok karena tanaman kurang penyiraman. Warna kulit buah kedondong terkadang terlihat cokelat seperti tua bila ditanam di areal yang banyak menerima cahaya matahari. Sementara rasa manis baru muncul setelah buah tua dan mengalami masa pemasakan.
Sebaiknya pindahkan tanaman ke wadah yang lebih besar atau tanam di tanah dengan lubang tanam besar dan diisi sebagian dengan pupuk kandang. Kemudian gunakan pupuk anorganik misalnya pupuk kompon mutiara dengan N : P2 O5 : K2 O = 16 :16 :16.
Semakin besar ukuran pohon semakin besar pula dosis pupuknya. Lakukan penyiraman secara teratur, misal 2 kali per hari. Mahfum saja tanaman kedondong peka terhadap kekurangan air, terutama pada hari yang panas dan anginnya kencang. Jika kekurangan air, tanaman sering menggugurkan daun.
