Pemandangan di kebun koleksi Taman Wisata Mekarsari (TWM), Cileungsi, Bogor, itu langka. Lazimnya buah belimbing di tabulampot muncul mulai dari ranting, cabang, baru ke batang. ‘Buah di ranting dan cabang biasanya muncul lebih cepat. Itu karena bunga cenderung muncul di tempat tertinggi,’ kata Drs H Hendro Sunarjono, pakar buah di Bogor.
Namun, buah yang muncul di ranting dan cabang dihindari pada tabulampot belimbing. ‘Buahnya kecil dan bentuknya tak sempurna. Rasanya juga kurang manis,’ ujar Ir AF Margianasari, kepala bagian Pelatihan, Produksi, dan Penelitian TWM. Musababnya, pasokan nutrisi dari ranting dan cabang ke buah lebih sedikit ketimbang pasokan dari batang.
Itu berhubungan dengan luas penampang ranting dan cabang yang jauh lebih kecil ketimbang penampang batang. ‘Perbedaan luas penampang menunjukkan perbedaan jumlah aliran nutrisi. Semakin besar penampang, jumlah nutrisi semakin banyak,’ tutur Riris, panggilan Margianasari. Makanya buah yang ada di batang jauh lebih besar, bersosok sempurna, dan rasa lebih manis. Prinsip serupa ditemui pada durian. Buah yang tumbuh di cabang dekat batang lebih manis ketimbang buah di ujung cabang atau ranting yang jauh dari batang.
Berani rompes
Lantaran itu tabulampot belimbing dengan buah di batang menjadi impian hobiis. ‘Setiap tabulampot belimbing ada yang berbuah di batang, langsung dibeli pelanggan,’ kata Kuntoro, bagian Produksi TWM. Padahal, membuat tabulampot belimbing berbuah di batang bukan hal sulit. Dibanding buah lain-seperti mangga, jambu air, dan lengkeng-belimbing paling gampang berbunga dan berbuah.
Pengalaman Kasem Usman, pekebun belimbing di Lampung Selatan, cukup dengan mengeringkan media 3-4 hari tanpa disiram, bakal bunga bermunculan dari ranting hingga ke batang. Di TWM, setelah bunga muncul, semua pucuk atau ujung ranting dipangkas. Panjangnya kira-kira 1-2 cm dari ujung pucuk. Tujuannya agar semua nutrisi hasil fotosintesis yang dipakai untuk pertumbuhan pucuk dialihkan pada proses perkembangan bunga.
Dengan cara itu jumlah bunga yang muncul 2-3 kali lipat bila tanpa pemangkasan. Tajuk dan batang seolah diselimuti bunga berwarna kemerahan. Menurut Riris, perlakuan membuahkan belimbing di batang sebaiknya dilakukan pada pohon berumur di atas setahun. Itu setara dengan diameter batang 1,5 cm. ‘Jangan tergesa-gesa membuahkan,’ tuturnya. Bunga yang muncul sebelum tanaman berumur setahun dibuang semua. Tujuannya agar tanaman tidak stres. Ukuran batang yang paling aman untuk membuahkan belimbing jumbo ialah saat pohon berdiameter 2,5 cm atau di atas 2 tahun.
Tahap berikutnya ialah perompesan bunga. ‘Karena buah yang diinginkan hanya di batang, buang semua bunga di cabang dan ranting,’ kata Kuntoro. Hanya bunga yang muncul di batang yang dibiarkan berkembang menjadi buah.
Seleksi buah
Buah pentil berukuran 5 cm-setara ibu jari orang dewasa-muncul di batang 25-30 hari sejak bunga mekar. Di saat itulah dilakukan seleksi buah. Buah yang bentuknya sempurna dan sehat yang dipertahankan. Buah cacat dan kuntet dibuang. Untuk tabulampot, dari
1 dompolan cukup disisakan 1-2 buah. Buah terpilih dibungkus dengan kertas koran atau kertas karbon agar terhindar dari serangan hama dan penyakit. Buah dipanen 90 hari sejak bunga keluar. Supaya hasilnya optimal, sejak bunga keluar hingga panen tanaman tak boleh kekurangan air. Penyiraman 2 kali sehari hingga media jenuh.
Untuk pemupukan, NPK berimbang 15:15:15 dibenamkan setiap 3 bulan. Dosisnya tergantung ukuran pot dan umur tanaman. Tanaman berumur setahun atau pot 6 l jumlahnya 5 g; 2 tahun atau 22 l, 10 g; dan 3 tahun atau 40 l, 20 g. Itu ditambah pupuk daun NPK seimbang yang mengandung hara mikro 2 pekan sekali dengan dosis 2 g per l. Saat belimbing berbunga, komposisi pupuk daun diganti dengan yang P dan K tinggi.
Pada pohon belimbing berumur 2-3 tahun buah dapat diatur tingkat kematangannya. Misal, jika ingin mendapatkan 10 buah dipertahankan 5 dompolan masing-masing berisi 2 buah. Pada minggu pertama, 1 dompol bunga dipertahankan. Minggu berikutnya, dipertahankan kembali 1 dompol lagi. Begitu seterusnya hingga minggu ke-5. Buah akan matang berurutan.
Pascabuah dipanen, komposisi pupuk daun diubah lagi menjadi N tinggi. Itu untuk memulihkan tanaman yang kehilangan energi akibat memproduksi buah. Dengan pemulihan itu tabulampot belimbing bisa dibuahkan 2 kali dalam setahun. (Destika Cahyana/Peliput: A Arie Raharjo dan Kiki Rizkika)
