Saturday, May 9, 2026

Aneka Herbal Ampuh Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Berkemih saat yang menegangkan bagi Mutiara Handayani—bukan nama sebenarnya. Warga Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur itu selalu merasa nyeri saat buang air kecil. Celakanya frekuensi berkemih sangat tinggi dengan interval 5 menit.

Kondisi itu mendorong Mutiara memeriksakan diri ke dokter. Dokter mendiagnosis ibu dua anak itu mengidap infeksi salurah kemih (ISK). Aktivitas harian Mutiara sangat terganggu akibat infeksi itu. Mutiara kerap bolak balik ke rumah sakit untuk berobat.

Ia mengonsumsi obat dokter selama 2 tahun dan tidak ada perubahan berarti. Kondisi itu membuat Mutiara putus asa dan berpikir mengakhiri hidup karena kesembuhan tak kunjung datang.

Seorang teman menyarankan Mutiara berkonsultasi kepada herbalis di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Elok Ernawati, pada medio 2021. Elok menyarankan Mutiara mengonsumsi beragam herbal untuk mengatasi infeksi saluran kemih.

Ramuan herbal meliputi daun tempuyung (Sonchus arvensis), daun pegagan (Centella asiatica), daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus), daun bidara (Ziziphus sp.), daun kelor (Moringa oleifera), dan daun sirsak (Annona muricata).

Tanaman obat lainnya yakni sambung nyawa (Gynura procumbens), keji beling (Strobilanthes crispa), sambilata (Andrographis paniculata), dan ceplukan (Physalis angulata).

“Cuci bersih semua bahan dan rebus segenggam masing-masing herbal itu dalam 10 gelas air hingga mendidih,” tutur Elok.

Segera matikan kompor jika air mendidih agar khasiat ramuan maksimal. Konsumsi ramuan itu 2—3 kali sehari. Mutiara disiplin mengonsumsi segelas ramuan itu. Dua bulan kemudian, keluhan Mutiara berkurang.

“Pipisnya normal alias tidak terlalu sering lagi,” tutur Mutiara.

Setelah tiga bulan pascakonsumsi, tubuh Mutiara sehat kembali. Bahkan ia kembali bekerja. Padahal sebelumnya untuk aktivitas sehari-hari saja kesulitan. Sekarang semua keluhannya hilang, tetapi ia masih rutin minum jamu untuk menjaga kesehatan.

Elok mengatakan, semua ramuan terutama tempuyung, kumis kucing, daun kelor, pegagan, dan keji beling membuat lebih banyak berkemih sehingga bakteri penyebab infeksi keluar tubuh.

Tempuyung juga penghancur benda-benda yang menyumbat saluran kencing. Herbalis di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Yayuk Ambarwulan, juga meresepkan tempuyung untuk infeksi saluran kencing. Ia mengombinasikan dengan tanaman tapak liman yang belum berbunga.

“Masukkan lima lembar daun tempuyung dan dua tanaman tapak liman kecil ke dalam dua liter air mendidih. Pada hitungan ke-30, matikan api kompor,” kata Yayuk.

Tunggu minuman herbal hangat baru diminum 2—3 kali sehari. Kondisi tubuh membaik 2—3 hari pascaminum ramuan herbal itu. “Perbanyak juga minum air putih supaya tidak dehidrasi,” kata Yayuk.

Harap mafhum kedua tanaman itu berisifat diuretik. Untuk mempercepat perbaikan tubuh, konsumsi buah apel dan tomat. Meski begitu penggunaan tempuyung tidak tepat untuk penderita tekanan darah rendah. Alasannya tempuyung juga bersifat penurun tekanan darah.

Tambahkan 30—50 gram jahe gajah, emprit, maupun merah untuk menaikkan tensi ketika mengonsumsi daun tempuyung. Daun tempuyung memang tersohor sebagai herbal untuk mengatasi masalah saluran kencing.


Artikel Terbaru

Mengapa Buah Alpukat Baru Matang setelah Dipetik?

Trubus.id— Banyak orang heran mengapa buah alpukat justru keras saat dipanen, tetapi beberapa hari kemudian menjadi lunak dan matang...

More Articles Like This