Saturday, January 24, 2026

Aromaterapi Serai Wangi

Rekomendasi
- Advertisement -

Aroma serai wangi menyeruak lembut, menenangkan pikiran yang penat dan menghadirkan suasana tropis yang segar. Siapa sangka, di balik harumnya yang khas, tersimpan potensi ilmiah yang menyejukkan jiwa. Penelitian Tamzil Azizi dan rekan-rekan (2024) dalam Jurnal Kesehatan Tambusai menemukan bahwa lilin aromaterapi berbahan minyak atsiri Cymbopogon nardus mampu menurunkan tanda-tanda stres pada mencit, bahkan efeknya sebanding dengan aromaterapi lavender yang lebih dulu dikenal. Kandungan senyawa alami seperti citronellal, geraniol, dan nerol bekerja menstimulasi sistem penciuman untuk meredakan ketegangan saraf dan menghadirkan rasa rileks. Temuan ini menegaskan bahwa serai wangi bukan sekadar pengusir nyamuk, melainkan wangi penyembuh yang menenangkan, menghadirkan harmoni antara sains dan alam.

Efek relaksasi ini juga diperkuat oleh Maybodi, Herandi, dan Vaezpour (2025) melalui penelitian di BMC Complementary Medicine and Therapies. Studi klinis acak itu menunjukkan bahwa inhalasi minyak serai wangi selama 10 menit menurunkan tingkat kecemasan hingga 34% pada pasien tindakan medis ringan. Kandungan volatilnya bekerja cepat melalui sistem limbik otak yang mengatur suasana hati. Temuan ini memperlihatkan bagaimana terapi berbasis aroma mulai mendapat tempat dalam dunia kesehatan preventif, terutama bagi masyarakat urban.

Tak hanya menenangkan pikiran, serai wangi juga memiliki efek fisiologis nyata pada tubuh. Menurut Jahan et al. (2023) dalam JAPMC Bangladesh Journal, inhalasi uap serai wangi meningkatkan aktivitas gelombang alfa otak gelombang yang identik dengan kondisi relaksasi dan fokus ringan. Penelitian ini memperkuat bukti ilmiah bahwa aromaterapi bukan sekadar tren gaya hidup, tetapi memiliki dasar neurosains yang kuat.

Dalam praktiknya, aromaterapi serai wangi mudah diterapkan di rumah. Beberapa tetes minyak esensial dapat diteteskan pada diffuser atau air hangat untuk menghasilkan aroma menyegarkan. Selain itu, pijatan dengan minyak serai wangi juga terbukti membantu memperlancar sirkulasi darah dan meredakan kelelahan otot. Dengan kemampuannya yang multifungsi, serai wangi menghadirkan keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental secara alami.

Serai wangi tak lagi sekadar rempah tradisional, tetapi simbol gaya hidup hijau masa kini alami, menenangkan, dan ilmiah. Dari dapur hingga ruang relaksasi, aromanya menjadi jembatan antara tradisi dan sains modern.

(Naya Maura Denisa)

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img