Atraksi Enam Pudel Cantik

Rekomendasi

Puas menirukan tingkah polah si pemburu, Bella kemudian bersembunyi di balik semak-semak. Sang pemburu mengarahkan senapan ke semak-semak itu. Sesaat kemudian, dorr…! Gelegar senapan membahana dan Bella pun terkulai tak bergerak. Dengan sukacita si pemburu memasukkan hasil buruannya itu ke karung. Sayang, wadah terbuat dari kain itu bolong. Bella pun terjatuh, lalu terbangun dan ngibrit berlari. Tepuk tangan penonton diiringi cekikikan bersahut-sahutan di arena itu.

Aksi Bella di panggung itu hanya salah satu cuplikan dari serangkaian acara ketangkasan anjing. Sebanyak 6 pudel cantik: Bella, Milky, Moza, Blacky, Monic, dan Belli, mempertontonkan kelihaiannya. Sebagai pembuka acara, Bella tampil di panggung. “Hup,” kaki belakang diangkat ke atas. Dengan bertopang pada 2 kaki depan, ia berjalan mengitari panggung sebanyak 2 kali.

Acara dilanjutkan dengan tampilnya 3 pudel cantik. Itulah Milky, Bella, dan Moza. Satu per satu naik ke silinder yang dihubungkan satu poros yang disebut permainan baling-baling atas. Poros itu diputar searah jarum jam secara perlahanlahan. Putaran itu membuat anjing harus berlari-lari di atas silinder agar tidak jatuh.

Usai berputar 4 kali, permainan dilanjutkan dengan permainan balingbaling bawah. Selain Bella, Blacky, dan Moza, 3 anjing lain, seperti Milky, Monica, dan Belli ikut beratraksi dengan memutar 2 tuas sepanjang 1,5 m berporos. Masingmasing ujung dipasangi ring. Bella dan Moza memegang tuas secara bersilangan, lalu mendorongnya hingga berputar. Sementera Blacky meloncat ke ring dengan lincah.

Usai permainan itu, mereka berdiri tegak berbaris dengan kedua kaki menapak di punggung anjing mirip main ular-ularan.  Bella berada di depan, kaki depan bertopang pada sebuah silinder, disusul 4 anjing lain. Begitu silinder itu terdorong oleh kaki Bella, mereka pun berjalan mengelilingi arena. Ajang pamer keterampilan itu kian lengkap dengan pertunjukan jalan zigzag, merangkak, dan lompat tali. Sebagai penutup acara, 2 pudel berdiri tegak dengan kaki depan saling memeluk. Mereka berdansa diiringi alunan lagu syahdu.

Atraktif

Atraksi anjing pintar memang menarik, apalagi jika sosok anjing itu indah dipandang. Pengelola TSI memilih pudel karena cerdas dan penurut. Sosoknya lucu dengan bulu keriting khas sehingga sangat menyenangkan kalau dipelihara sebagai mainan. Lihat saja, tampang Bella yang kocak dengan 2 mata bulat hitam bersinar. Jenis toys poodle setinggi 35 cm itu lincah melakukan setiap perintah. “Berjalan tegak dengan bertopang 2 kaki bisa tahan 15 menit,” kata Heru Maryadi, pelatih di TSI.

Uniknya, ia bisa menirukan setiap perilaku dan tingkah laku manusia. “Makanya, banyak pudel sukses sebagai artis dalam sirkus. Pudel-pudel di sini sering disewa untuk mengisi acara-acara hiburan,” kata Yulius H Suprihardo, Humas TSI yang menemani Trubus menyaksikan acara hingga usai.

Melatih pudel sebagai bintang di panggung relatif mudah. Heru Maryadi hanya butuh 3 bulan untuk melatih Bella hingga bisa melakukan berbagai atraksi. “Yang penting melihat intelegensinya dulu, setelah itu anjing mau dididik menjadi apa,” kata pria asal Yogyakarta itu. Kunci sukses lain adalah kasih sayang dan kedekatan antara anjing dan pemilik.

Langkah awal berikan latihan dasar, seperti panggil nama, duduk, tiarap, tinggal, dan jalan. Setelah itu ajari anjing berdiri tegak. Caranya, angkat kedua kaki depan dengan tangan, lalu lepaskan hingga mau berdiri sendiri. Setelah cukup kuat, lanjutkan dengan berjalan. Angkatlah kaki kanan ke depan, lalu ganti kiri, demikian terus hingga ia mau mengangkat kakinya sendiri. “Awalnya memang sulit, tetapi kalau diajari terus-menerus pasti mau berjalan. Semua itu tergantung kesabaran dan ketekunan,” kata pelatih yang berpengalaman menangani anjing selama 18 tahun itu.

Butuh waktu 2 minggu agar anjing dapat berjalan tegak. Setelah itu anjing dapat diajari berbagai keterampilan lain, seperti berjalan tegak dengan bertopang pada 2 kaki depan, berjalan zig-zag memutari tiang, berjalan mundur, dan merangkak. Bila kemampuannya sudah terasah, coba berlatih dengan anjing lain dalam suatu permainanyang menggembirakan. (Nyuwan SB)

Artikel Terbaru

Teknologi IoT Bantu Pembudidaya Patin Pantau Kualitas Air

Trubus.id — Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) mulai diterapkan dalam budidaya ikan patin di Desa Kota Karang. Unit...

More Articles Like This