Tuesday, February 27, 2024

Avokad Mojopahit Berbentuk Lonjong dan Berdaging Buah Tebal

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Selain rasa, avokad atau alpukat kerap disukai karena bentuk buahnya yang unik dan beragam. Ada yang jumbo, kecil mungil, dan lonjong. Misalnya, avokad baru bernama mojopahit ini.

Buah avokad mojopahit memiliki bentuk tak lazim. Bentuk buahnya lonjong memanjang dengan kulit kehijauan. Keunikan inilah yang malah membuat orang menyukai avokad mojopahit.

“Saya tertarik bentuknya yang unik dan rasanya ternyata juga enak,” kata Dian Sugianto, pehobi avokad di Kranggan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dua keunggulan tadi cukup bagi Dian untuk mengembangkan bibit avokad itu dengan cara okulasi. Dian menjelaskan penamaan avokad mojopahit, berasal dari lokasi avokad tersebut yang ada di perbatasan Mojokerto dan Jombang.

Tanaman induk avokad mojopahit merupakan kepunyaan nenek dari Dian. “Avokad ini ditanam dari biji sejak sekitar 33 tahun lalu,” tutur pehobi avokad sejak 2021 itu.

Kini, tinggi tanaman avokad itu sekitar 16–20 m dengan produktivitas sekitar 700 kg per musim.

Mulanya, avokad mojopahit tidak pernah dirawat sang nenek. Namun, setelah melihat keunggulannya, Dian merawat betul avokad itu sejak 2021.

Pada 2020, lelaki yang bekerja di pabrik kertas itu mengirimkan avokad mojopahit ke panelis komunitas Alpukat Nusantara (AlNusa) untuk mendapatkan penilaian berdasarkan standar yang baik. Hasilnya sangat menggembirakan. Avokad mojopahit meraih skor 86.

Menurut Dinno M. Dionysius, S.P., M.P., panelis AlNusa, avokad mojopahit memiliki keunggulan pada ketebalan daging buah yang mencapai 3,42 cm. “Skor ketebalan buahnya mencapai nilai 10,” kata Dinno.

Dari segi bagian yang dapat dikonsumsi (edible portion) mencapai 91 persen sehingga avokad mojopahit meraih nilai 9. Avokad itu juga cocok sebagai buah meja dan olahan. Hal itu karena avokad mojopahit mudah dikupas dengan warna kulit hijau dan berubah cokelat suram saat matang. Cita rasanya kombinasi gurih dan manis.

“Skor manisnya 5, sedangkan gurihnya meraih nilai 9,” kata alumnus Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, itu.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Konsumsi Jamur dari Hasil Budidaya Organik

Trubus.id— Prinsip dasar pertanian atau budidaya jamur organik memang meminimalkan penggunaan bahan dari luar lingkungan seperti penambahan zat tumbuh...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img