Tuesday, July 23, 2024

Benih TTS Bawang Merah, Panen Meningkat dan Biaya Produksi Lebih Rendah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Penggunaan benih bermutu true shallot seed (TSS) salah satu kunci sukses budidaya bawang merah.  Mengapa mesti memilih benih TSS? Alasannya potensi panen bisa lebih tinggi dan biaya produksi lebih rendah dibandingkan dengan benih asal umbi.

Biaya material tanam (semaian) TSS varietas Trisula dengan daya kecambah 70% berkisar Rp40,70 per semaian. Jika jarak tanam TSS 10 cm x 12 cm dengan efisiensi lahan sebesar 65%, maka didapat populasi tanaman sebanyak 600.000 rumpun per ha.

Jumlah itu setara nilai material tanam sebesar Rp24,4 juta. Nilai itu setara 1.500 kg umbi bibit per ha. Jika harga umbi bibit bawang merah pada keadaan normal seharga Rp35.000 per kg, maka biaya pembelian umbi mencapai Rp52,5 juta. Ada penghematan lebih dari 50% jika menggunakan benih TSS.

Oleh karena itu, penggunaan sumber benih bawang merah asal TSS secara ekonomis lebih menguntungkan ketimbang sumber benih dari umbi. Selain itu penggunaan TSS terbukti meningkatkan hasil panen petani. 

Menurut peneliti bawang merah di Badan Pengujian Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Tanaman Sayuran, atau dahulu Balai Penelitian Sayuran (Balitsa), Ir. Tonny Koestoni Moekasan, hasil riset di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, menunjukkan bahwa bawang dengan sumber benih TSS menghasilkan bobot basah sebesar 39 ton/ha. 

Sementara produktivitas teknologi proliga dengan sumber benih dari umbi hanya 21 ton/ha. Pengujian sejenis di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, pun menunjukkan hasil serupa.

Hasil panen teknologi proliga menggunakan sumber benih TSS mencapai 22,66 ton/ha bobot basah, sedangkan teknologi proliga dengan sumber benih dari umbi hanya 10,27 ton/ha bobot basah. 

Sejatinya penerapan teknologi proliga bawang merah telah diuji di beberapa daerah di Indonesia. Sebut saja di Provinsi Sumatra Barat (34 ton per ha), Provinsi Nusa Tenggara Barat (38 ton per ha), dan Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah (21,6 ton per ha).

Hasil panen itu memuaskan karena jauh lebih tinggi dibandingkan dengan panen rata-rata nasional bawang merah yang hanya 10 ton per ha.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Pakai IoT di Kebun Jeruk, Hasil Panen Optimal

Trubus.id—Penggunaan internet of things (IoT) untuk pertanian turut membantu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk. Pekebun jeruk di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img