Beras Hitam Pereda Migrain

Rekomendasi
- Advertisement -

Antioksidan yang tinggi pada beras hitam membantu penyembuhan migrain.

Selain sebagai polisi, rutinitas lain Dwi Raharjo mengelola kebun salak seluas 2.500 m² berpopulasi 900 tanaman. Namun, saat migrain menyerang separuh kepala semua pekerjaan terbengkalai. “Kadang migrain kambuh saat saya harus mengawinkan bunga salak sehingga tidak saya lakukan dan akibatnya saya tidak panen,” ujar lelaki yang menderita migrain sejak 2006 itu.

559_84-1“Aktivitas saya menjadi berantakan,” ujar pendaki sejak usia belasan tahun itu. Sayangnya Raharjo urung memeriksakan penyakit itu ke dokter lantaran khawatir didiagnosis mengidap penyakit yang lebih parah. “Saya hanya istirahat total di hari itu. Kalau bangun tidur masih sakit, saya akan tidur lagi. Biasanya gejala migrain reda setelah 2 kali tidur,” ujarnya. Sejatinya ia tak pernah benar-benar bebas dari sakit kepala sebelah itu.

Stroke dan hipertensi
Saat kelelahan, bisa dipastikan penyakit itu kembali muncul. “Sakitnya luar biasa. Jangankan untuk bekerja, untuk bergerak atau tertawa saja sakit sekali,” ujar Dwi Raharjo. Menurut dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit dr Sardjito, Prof Dr dr Nyoman Kertia, migrain penyakit akibat pelebaran pembuluh darah pada otak. Itu karena pembuluh darah kekurangan oksigen.

“Pelebaran itu menyebabkan sakit hebat pada sebagian kepala,” kata dr Nyoman. Migrain kerap datang dan pergi dalam waktu yang tak dapat diperkirakan. “Kadang beberapa menit kambuh, beberapa menit kemudian sembuh. Hari ini sakit, besok sembuh, pekan depan bisa sakit lagi,” tutur guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu. Itu amat mengganggu para penderita yang memiliki aktivitas rutin seperti bekerja atau hendak menjalankan hobi.

Nyoman mengatakan, migrain tak bisa dianggap remeh. “Migrain bisa menandakan tekanan darah tinggi, bahkan bisa menjadi gejala awal terjadinya stroke,” kata dokter kelahiran Bali, 16 September 1960 itu. Selain itu, tingkat sakitnya juga perlu diperhatikan. “Jika rasa sakit meningkat dari waktu ke waktu bisa menjadi indikasi adanya infeksi atau tumor otak,” ujarnya.

Dwi Raharjo mengonsumsi beras hitam sebagai pengganti nasi putih.
Dwi Raharjo mengonsumsi beras hitam sebagai pengganti nasi putih.

Uniknya migrain tiba-tiba bisa menghilang hanya karena si penderita merasa bahagia. “Beberapa penyebab migrain karena seseorang memikirkan suatu hal secara terus-menerus dan ketika persoalan itu terselesaikan, migrain bisa sirna,” ujar dr Nyoman. Penanganan penderita migrain tak bisa langsung diterapi obat-obatan. “Perlu pendekatan psikologis dengan menggali permasalahan yang sehingga pendekatannya lebih ke arah sosial personal,” kata Nyoman.

Tingkat prevalensi migrain lebih tinggi pada perempuan. Sebab, karakter perempuan yang lebih sensitif dan kerap menyimpan permasalahan hingga berlarut-larut. “Banyak kasus migrain terjadi karena faktor psikosomatis atau gangguan psikis yang berujung kepada gangguan fisik,” ujar dr Nyoman.

Pengganti nasi putih
Pada akhir Desember 2015, rekannya menyarankan Dwi mengosumsi khasiat beras hitam. Ia pun mulai mencari penjual beras istimewa hingga bertemu Pudji Rahardjo di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dwi mengonsumsi beras hitam dua kali sehari pada pagi dan sore hari untuk pengganti nasi putih. “Satu gelas beras hitam saya masak menjadi nasi dan saya makan dengan lauk-pauk,” ujarnya.

Dua bulan pascakonsumsi, lelaki kelahiran Jember 23 juli 1983 itu mengalami perubahan yang signifikan. “Migrain sudah jarang datang, kalaupun datang sudah bisa sembuh tanpa saya harus istirahat total,” ujarnya. Sejak saat itu, Dwi meninggalkan beras putih. “Kalau terpaksa saja, saya makan nasi putih seperti pas di kantor atau mendapat kiriman dari tetangga, kerabat, atau rekan,” kata Dwi.

Konsumsi makanan sehat seperti beras hitam mencegah penyakit degeneratif.
Konsumsi makanan sehat seperti beras hitam mencegah penyakit degeneratif.

“Saya merasakan sakit hebat dan butuh waktu 2 bulan untuk mengonsumsi beras hitam di samping terus menahan rasa sakitnya. Kadang banyak yang tidak sabar jika mengonsumsi herbal untuk mengatasi penyakit. Maka saya menyarankan teman-teman untuk mengonsumsi makanan sehat sebagai gaya hidup dan pencegahan dari beragam penyakit,” ujar Dwi.

Antioksidan
Menurut dr Nyoman, beras hitam mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk memperlancar peredaran darah di otak sehingga oksigen juga maksimal. Namun, faktor sugesti juga memiliki peran besar pada penyembuhan kasus migrain. “Faktor percaya pada herbal tertentu untuk mengatasi migrain juga turut membantu penyembuhan pasien,” ujar dokter yang pernah kursus akupuntur di Beijing, Tiongkok, itu.

Herbalis di Caringin, Kabupaten Bogor, Ujang Edi meresepkan beras hitam untuk mengatasi migrain. “Penggunaannya ada dua cara yaitu dibalurkan pada kepala atau diminum air rebusannya,” ujar Ujang. Cara pertama menggunakan segenggam beras hitam ditumbuk hingga hancur kemudian dibalurkan pada bagian kepala yang sakit. Lakukan proses itu sebelum tidur pada malam hari. “Keesokan harinya migrain sudah pergi,” ujarnya.

VEL 1.pdfCara kedua dengan merebus segenggam beras hitam dengan tiga gelas air hingga mendidih. Minum ramuan itu sehari sekali sebelum tidur. “Selang sepekan migrain tak datang lagi,” kata Ujang Edi. Menurut Ujang beras hitam membantu memperlancar peredaran darah dan bisa menyerap racun dalam tubuh.

Beras bangsawan itu juga bagus untuk empedu dan perempuan pascamelahirkan. “Beras hitam memperbaiki fungsi empedu juga mempercepat proses penyembuhan luka pada wanita pascamelahirkan,” katanya. Selain itu menurut Ujang Edi faktor sugesti dari beras hitam yang memang sudah dikenal sebagai herbal ampuh untuk beragam penyakit, turut meningkatkan penyembuhan pasien. (Bondan Setyawan)

Previous article
Next article
https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Harga Pangan 9 September 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.400 per Kg

Harga sejumlah komoditas pangan mengalami perubahan pada 9 September 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional...

More Articles Like This