Sunday, August 14, 2022

Bibit dari Pucuk

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Cara lain memperbanyak jabon dengan setek yang cepat, murah, dan bermutu.

J abon berumur 3 bulan itu berdiri tegak dengan 6 daun lebar yang hijau segar. Selintas Arthocephalus cadamba itu sama saja dengan bibit-bibit lain. Namun, ketika petugas di kebun Seameo Biotrop, Bogor, Jawa Barat, Choirudin membuka polibag, terlihat bahwa jabon itu hasil perbanyakan dengan setek.  Bibit tanaman anggota famili Rubiaceae itu tanpa akar tunggang. Selama ini banyak penangkar memperbanyak jabon dengan biji.

Perbanyakan secara generatif dengan biji memang andal. Bayangkan, dengan viabilitas alias daya tumbuh 35% saja, benih 2 gram mampu menghasilkan 12.000 bibit. Sayangnya, jabon baru siap berbuah pada umur 5 tahun. Lagi pula pohon tak berbuah sepanjang tahun. Selain itu, pekebun mesti menanti minimal 4 bulan hingga bibit asal biji itu siap tanam. Perbanyakan dengan setek pilihan lain jika hendak mengebunkan pohon penghasil kayu yang bersifat genjah itu.

Lebih cepat
Perbanyakan jabon dengan setek lebih cepat. Menurut ahli jabon dari Institut Pertanian Bogor, Dr Ir Irdika Mansur MForSc, bibit hasil setek siap tanam pada umur 2 bulan atau dua bulan lebih cepat daripada bibit asal biji. RA Reytha Qurrataayun dari Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, mengatakan, bibit hasil setek memiliki beberapa keunggulan dibanding bibit dari biji.
Sifat bibit asal setek, sama dengan induknya, sedangkan bibit dari biji belum tentu 100% sama dengan induk, karena penyerbukan silang acak.  Reytha menggunakan 3 ukuran setek, yakni 5 – 15 cm,  15 – 25 cm, dan 25 – 35 cm masing-masing 30 bibit. Menurut Reytha, tingkat keberhasilan  bibit sangat tinggi, yakni  di atas  80%.  Adapun ukuran bibit, hasilnya tidak berbeda nyata.
Secara umum, tanaman hasil perbanyakan dari biji memiliki perakaran kuat karena berakar tunggang. Namun, menurut Irdika Mansur, tanaman hasil setek juga berpeluang memiliki perakaran yang kuat. “Munculnya akar tunggang lebih karena faktor lingkungan,” kata Irdika. Menurut Irdika, akar tunggang akan muncul ketika lingkungan tempat tumbuh minim air dan berangin kencang.
“Kondisi susah air membuat tanaman memanjangkan akarnya ke bawah mencari air, sedangkan kondisi angin kencang, membuat akar semakin kokoh karena menahan kencangnya angin, saat itulah, akar tunggang akan terbentuk,” ujar Irdika. Toh, andai tanpa akar tunggang pun, jabon termasuk pohon genjah yang cepat panen. Pekebun menebang pohon kerabat kopi itu pada umur 4 – 5 tahun.
Peneliti di Seameo Biotrop, Samsul Ahmad Yani, mengatakan indukan untuk diambil pucuk, idealnya berumur minimal 3 – 12 bulan. Meski demikian pohon berumur lebih tua, juga tetap dapat dimanfaatkan sebagai bahan setek. Potong tunas ortotrof sepanjang 5 cm sebagai bahan setek pucuk. Ukuran setek 5 – 10 cm sudah cukup. “Bibit berukuran 5 cm sudah mampu beradaptasi di lingkungan,” kata Samsul. Pascapemotongan biasanya muncul 4 – 8 tunas baru siap setek. Interval pemunculan tunas hanya satu bulan.

Jaga kelembapan
Bagaimana dengan tunas pada cabang? Samsul mengatakan bahwa pucuk cabang tetap dapat digunakan untuk setek. Caranya dengan memotong cabang sehat, kira-kira 20  cm dari ujung cabang atau bisa juga di tengah cabang. Nah, tunas baru di bekas potongan itulah yang dimanfaatkan untuk bahan setek. Keruan saja di bekas potongan bakal muncul 3 – 4 tunas baru. Pilih tunas sehat, terdiri atas minimal 4 daun, panjang 5 cm, lalu potong sebagai bahan setek.
Tanpa pemotongan dan langsung memanfaatkan pucuk cabang sebetulnya memungkinkan. Namun, Samsul khawatir pertumbuhan tanaman kelak miring. Artinya pekebun tetap dapat memanfaatkan pupuk-pucuk cabang untuk perbanyakan tanaman. Sebagai gambaran pekebun dapat menggunakan 2 – 3 cabang per pohon berumur 3 tahun. Menurut Samsul, pemotongan pucuk ortotrof atau pucuk cabang sebagai setek, tak akan mengganggu pertumbuhan  tanaman induk.
Kuncinya adalah asupan nutrisi yang memadai. Oleh karena itu setelah pemotongan pucuk, segera berikan 1 gram/liter  pupuk daun per tanaman. Salah satu kunci sukses setek jabon adalah menjaga kelembapan. Samsul mengatakan bahwa kelembapan di bawah 80% menyebabkan pembentukan akar akan lama, yakni 3 – 4 pekan. Oleh karena itu segera sungkup bibit setek dengan plastik transparan. Ia membuka sungkup ketika umur setek 1 bulan.
Menurut Reytha, pembukaan sungkup sebaiknya sedikit demi sedikit dan hindari membuka secara langsung. “Sungkup dibuka sedikit demi sedikit, selama 2 minggu, baru bibit siap tanam di lahan,” ujar Reytha. Pemanfaatan bibit asal setek salah satu pilihan ketika hendak berkebun jabon. Apalagi biaya produksi sebuah bibit setek relatif murah, hanya Rp200 – Rp500. Bandingkan dengan bibit kultur jaringan yang mencapai Rp5.000 – Rp7.000 per tanaman. (Bondan Setyawan)

Setek Pucuk

  1. Siapkan bibit jabon sehat, batang  ukuran pensil, dan kurangi separuh setiap daun untuk mencegah penguapan berlebih.
  2. Potong pucuk tanaman sepanjang 5 cm dan segera celupkan pada zat perangsang akar sekitar 1 menit.
  3. Letakkan bibit tersebut secara terbalik, bagian daun di bawah, pangkal batang di atas agar zat perangsang akar meresap ke jaringan batang tanaman.
  4. Setelah 5 menit, tanam bibit di media tanam berupa campuran tanah dan sekam bakar dengan perbandingan 2 : 1.
  5. Sungkup bibit dengan plastik transparan dan pertahankan kelembapan di atas 80%.
  6. Bibit setek siap tanam di lahan, setelah muncul akar atau berumur 1 bulan pascasetek.

Keterangan foto

  1. Perbanyakan dengan setek belum lazim. Banyak penangkar memperbanyak jabon dengan biji
  2. Tanaman jabon hasil setek di kebun Seameo Biotrop
  3. Irdika Mansur, M. For. Sc bibit hasil setek siap tanam pada umur 2 bulan
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img