Trubus.id—Lazimnya, yoghurt terbuat dari susu sapi atau kambing. Namun bahan lain seperti talas mentega juga dapat menjadi minuman sehat itu. Ya, Ridha Rizki Novanda mencampur hasil ekstrak talas Colocasia esculenta dengan susu sapi kemudian difermentasi.
Hasilnya, minuman yoghurt dengan cita rasa mirip dengan yoghurt susu sapi. Konsumen dapat memilih aneka varian rasa, seperti rasa stroberi, anggur, dan melon. Anda juga dapat membuat yoghurt dari talas itu.
Mula-mula cuci bersih umbi dengan menyikat tanah yang melekat pada umbi, kemudian membilasnya hingga bersih. Iris tipis umbi talas itu kemudian mengukusnya selama 10—15 menit. Selanjutnya talas dihaluskan dan dicampur dengan air dengan perbandingan 1:4.
Artinya, 1 kg umbi talas dicampur 4 liter air. Setelah itu tiriskan hingga tersisa saripati. Saripati dari 7 kg bahan baku itu dicampur dengan 50 liter susu sapi. Selanjutnya Ridha melakukan pasteurisasi larutan selama 15 menit pada suhu 75oC.
Setelah itu tambahkan bakteri asam laktat, yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus ke dalam larutan dengan konsentrasi 5%. Fermentasi berlangsung selama 12—16 jam pada suhu 400 C.
Jika setelah 12 jam yoghurt masih encer, diamkan kembali di tempat hangat selama 3—5 jam atau sampai larutan mengental. Setelah itu Anda dapat menambahkan gula dan perisa aneka rasa. Lalu mengemasnya dalam botol isi 250 ml dan diberi label.
Yoghurt talas pun siap dipasarkan. Menurut Ridha yoghurt talas tahan simpan hingga 1 bulan dalam kulkas dan 3 bulan di ruang pembeku. Selain rasanya yang enak, talas mentega memiliki berbagai keunggulan.
Pati umbi talas mudah dicerna karena ukuran granula pati sangat kecil, yaitu 1—4 μm. Ukuran granula pati yang kecil bermanfaat mengatasi masalah gangguan pencernaan.
Umbi talas juga mengandung 2,65% flavonoid, 1,01% alkaloid, 0,70% saponin, 1,06% tanin, 3,64% kadar air, 1,51% serat kasar, 3,42% lemak, 8.44% protein kasar, 73,83% karbohidrat, dan 359,86 kkal energi.
