Trubus.id — Lazimnya, buah pepaya hanya mampu bertahan hingga 7 hari. Namun, sebetulnya pekebun bisa memperpanjang masa simpan buah pepaya agar tetap segar hingga 12 hari. Caranya dengan memanfaatkan khamir.
Itu sesuai dengan yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir Suryo Wiyono, MSc.Agr. dan tim periset di Institut Pertanian Bogor (IPB). Suryo dan rekan mengatakan penggunaan khamir tertentu efektif memperpanjang umur simpan pepaya hingga 12 hari.
Menurut Suryo, perlakuan khamir tidak memengaruhi mutu fisik dan kimia buah pepaya. Ia memanfaatkan beberapa jenis khamir antagonis—khamir yang memiliki sifat biokontrol terhadap patogen tanaman seperti Cryptococcus albidus, Aureobasidium pullulans, Rhodotorula minuta, Candida tropicalis, dan Pseudozyma hubeiensis. Khamir Cr. albidus berasal dari tanaman bawang merah dan empat isolat lainnya berasal dari cabai.
Sebagai pembanding, ia menggunakan fungisida azoksistrobin yang merupakan kontrol positif. Ada juga buah tanpa perlakuan sebagai kontrol negatif. Para periset menggunakan 175 buah pepaya jenis kalifornia (calina) berbobot 1,1–1,5 kg per buah.
Peneliti memperoleh larutan khamir setelah menumbuhkan isolat itu dalam 10 ml media cair PDB—Potato Dextrise Broth berkonsentrasi 107 sel ml-1. Selanjutnya, Suryo menambahkan Tween 0,1%. Suspensi itu dilarutkan dalam 10 liter air.
Lantas, buah pepaya itu periset celupkan pada larutan khamir selama 5 menit dan dikeringkan selama 5 menit. Pengamatan dilakukan selama 13 hari. Pemanfaatan khamir terbukti meningkatkan umur simpan pepaya. Kemampuan khamir Candida tropicalis memperpanjang umur simpan tertinggi, yakni 12,6 hari.
Bandingkan dengan Aureobasidium pullulans yang memperpanjang masa simpan buah selama 12,4 hari dan Cryptococcus albidus (12,2 hari). Sementara itu, pada kelompok kontrol negatif, buah bertahan hanya 7 hari. Menurut Suryo, khamir antagonis itu memproduksi senyawa alkohol dan aldehid yang dapat langsung mematikan mikrob.
Khamir Ca. tropicalis dan A. pullulans diduga mampu menghasilkan enzim ACC deaminase yang mampu menekan produksi etilen—hormon yang berperan dalam pemasakan buah.
Guru besar Departemen Proteksi Tanaman (IPB) itu memproduksi khamir secara terbatas. Harga sekitar Rp100.000–Rp200.000 per liter. Dosis penggunaan khamir berbentuk cair pada pepaya hanya 5 cc per liter air.
Ada dua cara pemakaian. Pertama, semprot buah 1–2 hari. Cara kedua, pencelupan buah pepaya (Carica papaya) setelah panen. Dosis rata-rata 10 liter larutan untuk 100–200 buah.
