Friday, December 2, 2022

Dicari Merah Berpola Petir & Bulat

Rekomendasi

 

Pantas Roy Genggam, penangkar cornsnake di Jakarta Selatan ngotot menyilangkan beberapa jenis cornsnake untuk mendapatkan corak merah. Roy memakai indukan anerythristic dan okeetee yang memiliki gen warna merah. Diharapkan penyilangan keduanya melahirkan cornsnake dengan corak merah sempurna.

Awalnya silangan itu menghasilkan kombinasi corak merah dan jingga. Inilah cornsnake red sunset. Jenis ini lumayan cantik karena menitiskan corak garis yang tak beraturan dari kepala sampai ekor. Garis hitam yang menjadi batas pola lingkaran dari induk okeetee tidak tampak. ‘Perkawinan sesama red sunset ini yang akan menghasilkan cornsnake merah,’ kata fotografer profesional itu.

Pada awal Agustus 2008 persilangan antarred sunset menelurkan 14 cornsnake yang memiliki ragam gradasi warna merah. ‘Warnanya mulai dari merah sampai merah tua,’ ucap Roy. Corak pun muncul lebih unik. Pola lingkaran tampak seperti tumpahan cat. Ada pula pola lain seperti petir dan bulat. ‘Baru 5 ekor yang dijual, sisanya disimpan untuk induk,’ tambah Roy yang melepas seharga Rp1-juta/ekor.

Albino

Pamor cornsnake merah memang mencorong di jagad penggemarnya. Di Amerika Serikat cornsnake merah terus diproduksi para penyilang. Kathy Love, misalnya menyilangkan okeetee. Dari persilangan itu penangkar dari Florida itu memperoleh cornsnake hipo menelanistik-warna hitam memudar-dan diberi nama hypomelanistic okeetee. Untuk mendapatkan warna lebih cerah Kathy menyilangkan sesama hypomelanistic okeetee sehingga lahir cornsnake sunkissed. Sunkissed bercorak merah dan jingga. Warna itu lebih solid pada jantan.

Adalah Eddy Somajanto di Jakarta Barat yang juga getol mendatangkan cornsnake merah ke tanahair. Ia mendatangkan 4 sunkissed pada awal Agustus 2008 dari negeri Paman Sam. Sesuai prediksi Eddy, ular yang agresif itu disambut baik hobiis colubrid di Jakarta. Terbukti saat dipamerkan pada ajang pameran tanaman hias di Jakarta Pusat, 2 sunkissed seharga Rp1,75-juta/ekor langsung terjual.

Di luar corak merah, jenis albino juga dicari. Contohnya 9 albino green snowy milik Roy hasil silangan pada awal 2008. ‘Albino diwariskan oleh induk anerythristis dan candy cane yang juga albino,’ kata Roy. Green snowy menarik perhatian karena matanya merah sebagai tanda albino. Namun uniknya, di balik tubuh pucat itu terdapat semburat hijau.

Karena kecantikannya green snowy diburu hobiis. Budi Wonosasmito, hobiis di Surabaya, Jawa Timur, rela inden selama sebulan untuk mendapatkan seekor green snowy. ‘Belum ada cornsnake dengan perpaduan warna seperti itu,’ kata Budi yang merogoh kocek Rp900.000/ekor ukuran 50 cm.

Cornsnake albino lainnya adalah cream sickle. Penampilan ular dari Amerika Serikat itu mirip sunkissed. Tubuhnya bercorak kombinasi merah dan jingga berpola bulat. Bedanya dengan snowy, pola bulat cream sickle lebih renggang. Ular yang mencapai panjang tubuh 90 cm saat dewasa itu dibandrol Rp1,25-juta/ekor.

Perawatan mudah

Meski merah dan albino tengah naik pamor, cornsnake berwarna gelap tetap diminati hobiis. Contohnya ghost stripe yang dominan berwarna cokelat. Begitu pula ghost motley, motley, dan silver queen. Ketiganya bercorak cokelat muda sampai tua. Sama seperti merah dan albino, para pendatang baru itu mudah dipelihara. ‘Tidak perlu dijemur untuk meningkatkan nafsu makan,’ ucap Eddy yang rutin memberikan 2 pinkis-tikus kecil-setiap minggu pada cornsnake sepanjang 40 cm. Agar nafsu makan terjaga, alumnus Lembaga Komputer Akuntansi Bina Nusantara, di Jakarta Barat itu menyiasatinya dengan menjaga suhu kandang sekitar 29-32oC.

Perawatan lainnya, setiap 2 hari kandang dibersihkan. Musababnya ular itu buang kotoran dalam 2 hari setelah makan. Kalau kotoran dibiarkan bisa menjadi sumber penyakit. Selain itu kandang kotor membuat cornsnake mudah stres. Saat stres ia tak segan-segan menggigit. Toh kendala itu tidak menyurutkan hobiis untuk mengoleksi cornsnake merah. (Lastioro Anmi Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Terluka dan Tidak Bisa Terbang, Petugas Mengevakuasi Burung Rangkong

Trubus.id — Petugas Balai Besar KSDA Sumatra Utara, mengevakuasi burung rangkong yang ditemukan terluka di kawasan konservasi Suaka Margasatwa...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img