Sunday, August 14, 2022

17th-18th FIFe-ICA International Cat Show : Color of Love Cetak Rekor

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Persia berumur 7 bulan itu diakui Eric Reijers-sekjen FIFe sekaligus juri lomba-sebagai yang terbaik penampilannya. Color of Love memiliki tubuh ideal kucing persia. Kakinya pendek layaknya anjing boxer, tubuh kompak dengan dada bidang, dan mata besar yang bundar. ‘Jika ikut world cat show pun, ia bisa menjadi juara,’ kata Eric.

Namun, klangenan Ririen Suryo dari Yogyakarta itu harus menghadapi persaingan ketat sebelum dinobatkan sebagai best of best. Kucing impor Rusia itu mesti berhadapan dengan langganan juara-Jianni, sebagai kandidat juara kategori I. Beruntung Color of Love mampu menahan laju Jianni berkat penampilan bulunya yang prima. ‘Grooming hebat, cantik,’ ujar Lee Selassa, juri asal Belanda.

Meski bulu Jianni rapi dan hitam cemerlang, tapi bulu di bagian dada dan pundak masih kalah tebal dan mengembang dibanding Color of Love. Langkah Jianni yang terakhir tampil sebagai juara di 16th  FIFe-ICA International Cat Show pun harus terhenti. Sebelumnya Jianni sempat unggul di kelas male dan adult. ‘Jianni unggul karena otot-ototnya kuat sehingga terlihat paling macho,’ kata Eric. Sementara Color of Love sebelumnya berhadapan dengan Canina Alice Gracie di kelas junior. Gracie gagal melaju karena, ‘Tubuhnya sedikit lebih panjang dan ramping,’ ujar Eric.

Best Indonesian

Meski gagal meraih penghargaan di kategori junior, Canina Cattery berhasil meraih penghargaan di kategori kitten berkat kemenangan Canina Alice Jack Sparrow. Sejatinya Jack meraih suara imbang dengan rivalnya Regita Queenly Lolita of Humerus. ‘Jack unggul dari segi warna dan grooming,’ ujar Lee. Sebelah mata kucing yang namanya diambil dari salah satu tokoh bajak laut terkenal itu berbalut warna hitam, kontras dengan 2/3 bagian mukanya yang berbulu putih bersih.

Sementara Lolita memiliki keunggulan dari segi warna mata dan pangkal hidung yang lebih pesek. Oleh karena itu, kemenangan Jack pun harus ditentukan dengan cara diundi. Keistimewaan Jack terbukti setelah ia mendapat gelar best Indonesian cat. Ini membuktikan bahwa di antara persia kelahiran Indonesia, Jack yang paling memukau juri.

Di kategori II: mainecoon, klangenan Retno Kusuma asal Semarang dinobatkan sebagai yang terbaik. Ia unggul dari lawan-lawannya lantaran memiliki tubuh panjang, besar, dan tinggi. Ototnya pun terlihat kencang dan dahinya bundar. Rivalnya hampir sama besar, tapi telinganya sedikit lebih pendek dibanding Hitman Han Pretty Coo, CZ-sang juara.

Kategori III dimenangkan Bonami Athena-spynx klangenan Ave Lineke dari Bandung. Menurut Eric sesungguhnya rival Athena, Bonami Aphrodite, lebih cantik. ‘Sayang kucing itu kurang behave saat penjurian,’ kata Eric. Aphrodite sempat ‘menjerit-jerit’ mengagetkan juri dan para pengunjung. Juri asal Belanda itu menjelaskan layaknya kontes kecantikan, behaviour alias prilaku juga menjadi poin penting dalam lomba kucing. ‘Oleh sebab itu saat penjurian kucing pun harus behave-menjaga sikap.’ kata Eric.

Dominasi persia

Menurut Tri Lukito, panitia lomba, kontes yang diadakan di ITC Permata Hijau pada 20-21 Juni 2009 itu diikuti total peserta 170 ekor. Peserta didominasi oleh ras persia dan exotic yang mencapai 143 ekor. Meski agak kewalahan, tapi juri puas dengan kualitas persia yang tampil. ‘Mereka persia kualitas terbaik di Indonesia,’ kata Eric. Hal itu terutama terlihat dari segi grooming dan temperamennya.

Meski begitu agar penampilan lebih prima, Lee Selassa memberikan contoh cara grooming paling tepat untuk kucing yang akan diikutkan lomba. ‘Grooming kontes berbeda dengan yang dilakukan sehari-hari,’ kata Lee. Untuk persiapan lomba, bulu kucing disisir terbalik selapis demi selapis dengan sikat pendek dan jarang. Setelah itu, bulu-bulu rontok diurut dengan tangan dan dibuang. Ini membuat bulu terlihat lebih mengembang dan rapi. Sementara untuk sehari-hari bulu disisir ke arah bawah, searah pertumbuhannya bulu. (Tri Susanti)

 

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img