Trubus.id— Teknologi digital merambah ke berbagai bidang, termasuk peternakan domba dan cara berkurban. Dahulu orang berkurban mendatangi peternak kambing, domba, atau sapi, tawar-menawar, lalu membawa pulang hewan kurban.
Kini mereka cukup melihat laman peternak domba untuk memilih hewan kurban. Bahkan, kini memungkinkan berkurban lintas negara. Zia Ul Haq di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, melayani permintaan kurban dari warga Singapura.
Jumlahnya bukan satu-dua domba, melainkan 800 ekor. Sejatinya permintaan lebih besar, hingga 1.400 ekor. Sayangnya ketersediaan domba di kandang Zia masih terbatas. Alumnus Institut Pertanian Bogor itu juga mengolah daging domba menjadi beragam menu seperti rendang, satai, dan tengkleng, lalu mengalengkannya.
Inovasi itu menyebabkan pasar domba kian luas. Informasi detail soal pasar domba untuk kurban redaksi sajikan untuk Anda. Redaksi juga melengkapi sajian rubrik Ide Bisnis itu dengan inovasi membuat pakan kering yang awet dan bergizi tinggi.
Tujuannya agar calon pebisnis domba dapat menerapkan inovasi itu. Demikian juga segmen pasar domba juga diulas tersendiri agar para peternak memiliki alternatif.
Sementara rubrik topik menyajikan peluang pasar alpukat. Bahkan dua tahun terakhir, kian banyak permintaan pasar ekspor. Anda bisa menyimak ulasan seputar isi Majalah Trubus edisi 643 Juni 2023 lewat video editorial berikut.
