Monday, August 15, 2022

Faedah Kemiri Selain Minyak

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Manfaat kemiri sunan tak sekadar biodiesel.

Kemiri sunan cocok dijadikan tanaman konservasi: tajuk rindang, batang kokoh, sistem perakaran dalam, dan siklus hidup lebih dari 75 tahun.
Kemiri sunan cocok dijadikan tanaman konservasi: tajuk rindang, batang kokoh, sistem perakaran dalam, dan siklus hidup lebih dari 75 tahun.

Kemiri sunan identik dengan penghasil biodiesel. Maklum, rendemen sangat fantastis, 30%. Artinya, produsen cukup menyediakan 3,4 kg buah kemiri sunan untuk menghasilkan satu kilogram biodiesel. Bandingkan dengan rendemen bahan baku biodiesel lain seperti jarak pagar (24%), atau kelapa sawit (21—24%).

Menurut Prof Dr Didik Prasetyoko SSi, MSc dari Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, rendemen kemiri sunan bisa lebih tinggi, mencapai 50—52%. Proses pembuatan yang benar menghasilkan 95,15% biodiesel dari total bobot minyak kemiri sunan murni. “Kualitas dan spesifikasi biodiesel minyak kemiri sunan memenuhi standar American Society for Testing and Material (ASTM),” ujar Didik.

Gliserol
Meski penggunaan utama kemiri sunan sebagai biodiesel, tetapi buah Aleurites trisperma itu memiliki beragam produk turunan bernilai ekonomis tinggi. Dr Ir M Syakir, MS peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menjelaskan, proses pembuatan biodiesel kemiri sunan menghasilkan gliserol. Gliserol adalah komponen utama dari semua lemak dan minyak. Gliserol diperoleh dari saponifikasi dari lemak hewan, transesterifikasi pembuatan bahan bakar biodiesel, dan proses pengolahan minyak goreng. Gliserol juga terbentuk dalam proses pengolahan kelapa sawit.

Tempurung biji kemiri sunan dapat diolah menjadi arang aktif.
Tempurung biji kemiri sunan dapat diolah menjadi arang aktif.

Riset Syakir menunjukkan, pengolahan 40 liter minyak kemiri sunan menghasilkan sekitar 35 l atau 87% biodiesel dan 7 l atau 18—19% gliserol. Pemanfaatan gliserol asal kemiri sunan cukup luas, antara lain bahan baku pembuatan sabun, kosmetik, bahan pembuat pernis, cat, minyak kain, resin, kulit sintetis, pelumas, kampas rem, campuran pembersih, pelindung kontainer makanan, serta obat-obatan. Manfaat lainnya, pelapis permukaan kawat dan logam pada radio, radar, telepon dan perlengkapan telegraf.

Kegunaan lain kemiri sunan sebagai pestisida nabati. Funny Soesanthy dan Samsudin dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, Pakuwon Sukabumi, membuktikan minyak kemiri sunan dapat dijadikan sebagai alternatif penanganan penggerek buah kakao. Dalam riset itu mereka juga membandingkan dengan bahan lain seperti babandotan dan bawang putih. Hasilnya, penggunaan babandotan dan minyak kemiri menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan insektisida sintetis.

Itu artinya minyak kemiri dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi penggunaan insektisida sintetis. Dalam riset itu minyak kemiri memiliki efektivitas terhadap serangan penggerek buah kakao sebesar 28,9%. Funny menjelaskan, kemampuan minyak kemiri mengusir hama penggerek buah kakao Conopomorpha cramerella itu lantaran kandungan alkaloid, saponin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, dan glikosida. Senyawa itu bersifat menolak hama alias repelen.

Prof Dr Didik Prasetyoko SSi, MSc, periset kemiri sunan dari Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Prof Dr Didik Prasetyoko SSi, MSc, periset kemiri sunan dari Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Selain kernel bijinya yang bermanfaat, limbah olahan biodiesel seperti tempurung biji juga memiliki nilai guna. Tempurung biji itu dapat diolah menjadi arang aktif. Arang aktif alias karbon aktif merupakan arang yang diberi perlakuan khusus sehingga mampu menjerap (adsorbsi) polutan dari udara atau air. Penggunaan karbon aktif biasanya sebagai elemen penyaring di industri dan rumahtangga.

Pengolahan kemiri sunan menjadi arang aktif itu dilakukan oleh Djeni Hendra dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan. Djeni mengolah tempurung kemiri sunan menjadi arang aktif dengan suhu 850°C yang direndam dalam asam fosfat (H3PO4) 10% dengan waktu aktivasi uap air panas selama 90 menit. Hasilnya, arang aktif berbahan tempurung biji kemiri sunan memiliki daya jerap terhadap larutan iodin 138,4 mg/g, benzena (2,99%), dan metilen biru (18,2—260,2 mg/g). Daya jerap iodin dan daya jerap metilen biru arang aktif itu memenuhi persyaratan arang aktif teknis dalam SNI nomor 06-3730-1995.

Limbah
Limbah hasil ekstraksi (bungkil) pun berguna sebagai biogas. Dari 3 kg bungkil diperoleh 1,5 m³ biogas. Itu setara dengan satu liter minyak tanah. Tidak hanya itu, limbah bungkil dari biogas dapat dijadikan pupuk organik sehingga menghemat biaya produksi tanaman. Pada umur lebih dari 10 tahun, dari sehektar lahan terdiri atas 100 pohon menghasilkan 25 ton biji, setara dengan 9.805 liter minyak kasar dan 8.695 kg bungkil.

557_ 143Di luar industri, kemiri sunan juga bermanfaat untuk pelestarian lingkungan. Kemiri sunan memiliki tajuk rindang, batang kokoh, dan sistem perakaran dalam. Ia tumbuh sebagai tegakan dengan ketinggian mencapai 15 meter atau lebih, kanopi rapat dan lebar, dan memiliki siklus hidup lebih dari 75 tahun. Sebab itulah, “Kemiri sunan sangat sesuai sebagai tanaman konservasi untuk merehabilitasi lahan kritis,” jelas Syakir.

Jumlah daun yang banyak dan ukuran yang besar sangat potensial menyerap karbondioksida. Biomassa kemiri sunan bagian atas dapat mencapai 1,5—2,5 ton per pohon. Itu setara dengan stok karbon yang tersimpan dalam biomassa sebesar 0,9—1,6 ton per pohon. Segudang manfaat itu membuat kemiri sunan sangat layak dikembangkan. (Desi Sayyidati Rahimah/Peliput: Bondan Setyawan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img