Saturday, May 18, 2024

Herbal Bugar saat Perjalanan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Mabuk perjalanan dapat dialami oleh berbagai kalangan dan usia meskipun tidak semua orang mengalaminya. Pucat, mual, kepala pusing, dan muntah-muntah selama perjalanan membuat rasa tidak nyaman saat perjalanan. Untuk mencegah hal itu Anda dapat mengonsumsi herbal.

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania, M.Si., menjaga kebugaran selama perjalanan sangat penting misalnya saat mudik.

“Apalagi bila menyetir mobil atau mengendarai motor perlu stamina dan daya tahan tubuh prima karena memerlukan konsentrasi tinggi saat berkendara,” kata Inggrid.

Agar tubuh tetap segar, tidak mudah capek, dan pegal linu, ia meresepkan 10 g lengkuas yang telah dikupas dan digeprek, 1 batang atau 1 jari kelingking kayu manis, 2 butir cengkih, 5 g lada hitam yang sudah digeprek, 1 sendok teh kopi hitam, serta 20 g jahe yang telah dikupas dan digeprek.

Cara membuat ramuan itu mudah dan sederhana. Panaskan 200 ml air hingga suhu 90°C, lalu tuangkan ke dalam french press. Masukkan 1 sendok teh kopi hitam, lalu aduk sampai merata. Selanjutnya masukkan seluruh bahan dan aduk hingga merata.

Setelah itu tutup french press agar menekan dan menyaring seluruh bahan. Biarkan selama 5 menit, kemudian tuangkan ke dalam cangkir atau gelas. Tambahkan 2—3 sendok teh madu dan ramuan pun siap dkonsumsi 2 kali sehari.

“Sebaiknya dikonsumsi setelah makan karena ramuan itu mengandung kopi supaya tidak meningkatkan asam lambung,” ujar Inggrid.

Permen Bira Candy, juga dapat mengatasi gejala mabuk kendaraan tak terjadi lagi. Permen yang terbuat dari campuran ekstrak daun bidara arab dan gula aren itu berkhasiat antimabuk serta mengatasi rasa mual dan pusing saat bepergian.

Bira Candy merupakan inovasi lima mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam rangka Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Tim itu terdiri dari Bening Maria Syafaa, Safira Marwa, Develin Banne, Aria Aristokrat, dan Daimul Khoir.

Menurut dosen pendamping tim PKM-K, Ir. Raden Febrianto Christi, S.Pt., M.S., IPM., tim memilih daun bidara arab sebagai bahan baku karena mengandung senyawa yang memiliki khasiat sama dengan dimenhidrinat— mengatasi rasa mual dan pusing saat menempuh perjalanan.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Pilihan Mengolah Biji Ketumbar Praktis  

Trubus.id–Ketumbar berpotensi sebagai penurun gula darah. Hal itu sesuai peneliti di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img