Trubus.id— Imas Wartisih, S.Kep., seorang sarjana ilmu keperawatan. Bukannya menekuni karier di dunia kesehatan, Imas malah terjun di dunia pertanian.
Kesuksesan Imas bertani organik tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semula, orang tua menentang keputusan Imas menekuni dunia pertanian. Harap mafhum biaya pendidikan untuk menempuh program studi keperawatan juga tinggi.
Imas perlu waktu tiga tahun untuk meyakinkan orang tua jika menjadi petani merupakan pilihan tepat. Imas membuktikan pilihan itu tepat. Omzet Imas saat ini Rp75 juta—Rp120 juta per bulan. Ia bertani sayur organik.
Warga Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, itu menanam beragam tanaman seperti tomat, buncis, cabai, dan sawi putih. Hasil panen sayur itu memasok ke perusahaan distributor sayuran.
Setiap pekan ia memasok sekitar 500 kg tomat, 300 kg buncis, dan 50 kg cabai. Ia juga kerap memasok sayuran ke pasar modern seperti hotel dan restoran di Kabupaten Bandung. Saat produksi melimpah, Imas menjajakan sayuran organik itu ke instansi kesehatan seperti puskesmas.
Bukan sekadar menyediakan pangan sehat, Imas juga meningkatkan perekonomian para petani sekitar. Untuk memenuhi permintaan pasar, Imas menggandeng 10 petani sebagai mitra sehingga total luas lahan 5 hektare (ha). Lahan kelolaan milik pribadi sekitar 2 ha.
Produk sayuran dari kebun Imas tersertifikasi organik dari lembaga sertifikasi organik Inofice. Imas juga mengajari petani untuk menerapkan pola tanam organik agar bisa panen berkelanjutan.
“Kunci langgeng di pertanian terus berinovasi. Salah satunya mengembangkan diversifikasi produk,” tutur perempuan berusia 29 tahun itu.
Ia tengah mengembangkan sayuran sawi putih menjadi kimci, makanan tradisional Korea berbahan sayuran yang tengah digandrungi anak muda itu.
Kisah Imas selengkapnya termuat pada Majalah Trubus Edisi 649 Desember 2023. Majalah Trubus mengupas tuntas peluang bisnis stevia. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 649 Desember 2023 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.
