Friday, December 2, 2022

Istana Kucing di Kota Hujan

Rekomendasi

Itulah yang dipilih Muhammad Ali Suwed, kolektor sekaligus penangkar kucing di Bogor, Jawa Barat. Di atas tanah seluas 400 m2 ia membangun rumah mewah bagi kucing-kucingnya. Begitu melangkah masuk pelataran rumah, puluhan rak berisi piala dan ribbon menggoda mata yang melihatnya. Di situ tersimpan bukti kiprah Suwed malang-melintang mengikuti kontes adu cantik-cantikan Felis catus itu.

Setelah melewati sebuah pintu, tampak istana para kucing itu. Ruangan berisi belasan kandang itu memancarkan kesan luas, bersih, dan terang. Kandang-kandang itu tidak berupa kotak aluminium yang dapat menimbulkan kesan tertutup. Sekat kaca pemisah antarkandang meniadakan kesan sempit. ‘Kucing pun menjadi lebih betah,’ ujar pemilik Ganswed Cattery itu.

Di salah satu sudut, sebuah kandang besar berukuran 3 m x 3,5 m tampak berisi 6 – 7 kucing dewasa berumur 6 – 11 tahun. Total ada 6 buah kandang sebesar itu. Di sana para kucing bisa santai dan bebas bermain dengan aneka mainan yang sengaja dibiarkan terserak. Di dalam kandang juga tersedia dipan empuk, tempat tidur kucing. Di pojokan kandang, Suwed membuat undakan setinggi 30 cm. Itu sekadar variasi untuk kucing bermain.

Pisah

Lantai dan dinding kandang berlapis keramik. Rangka sekat kaca terbuat dari aluminium supaya kotoran yang menempel mudah dibersihkan. Nah, agar sirkulasi udara lancar, di dalam ruangan dipasang 8 jendela berukuran 1 m x 1,5 m. Pantas tidak tercium bau asam khas bau kotoran kucing.

Jendela-jendela besar itu memberi keuntungan lain: pendingin ruangan yang biasanya sangat vital di kalangan hobiis kucing berbulu panjang tak lagi diperlukan. Maklum, bulu kucing jenis longhair rentan rontok dan menjadi lengket kalau udara kelewat panas atau lembap. ‘Paling ditambah exhaust fan untuk memperlancar pertukaran udara,’ katanya.

Sebagai penangkar, lelaki pehobi kucing sejak 20 tahun lalu itu memisahkan kandang berdasarkan kegunaan. Ada kandang untuk bersalin, menyapih, dan remaja. Kandang bersalin misalnya, berukuran 1 m x 1,5 m. Biasanya betina bunting dipindahkan ke dalam kandang bersalin sesaat sebelum melahirkan. Setelah melahirkan, induk itu mengasuh sampai berumur 2 bulan.

Menjelang pemberian vaksin, kucing masuk ke kandang sapih. Selain mempermudah pengecekan kesehatan, kandang itu juga berguna membiasakan anak kucing jauh dari induk. ‘Kandang ukuran 60 cm x 90 cm diisi 1 – 2 anakan berumur 2 bulan,’ ujar alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta itu.

Kucing yang akan diadopsi hobiis baru, juga dimasukkan ke kandang itu agar menjadi mandiri. ‘Kalau terbiasa sendiri, kucing mudah berteman dengan orang,’ ujarnya. Karakter individu seperti pola, kualitas, dan selera makan lebih terkontrol. Biasanya kucing berada di kandang sapih umur 9 – 12 minggu.

Cuci

Perawatan istana kucing yang dibangun pada 2007 itu dipercayakan kepada 3 pekerja. Merekalah yang setiap pagi dan sore membersihkan kandang, mengganti pasir toilet, dan mengepel lantai. Sementara itu para penghuni kandang dibiarkan bermain-main dalam rumah. Suwed tidak membiarkan para kucing bermain di halaman. ‘Sejauh ini tidak perlu karena kucing merupakan satwa rumahan,’ katanya.

Selain rutin dibersihkan 2 kali sehari, kandang juga disemprot desinfektan seminggu sekali. Seakan belum cukup, sebulan sekali semua kandang dicuci untuk menjaga kesterilannya. Jerih payahitu dilakukan agar kucing-kucing betah di kandangnya. ‘Tamu yang datang pun tak terusik bau kotoran,’ ujarnya. Tak cuma kandang yang rutin dibersihkan, kucing pun di-grooming 1 – 2 minggu sekali. Kucing yang dimandikan minimal sudah berumur 1 – 1,5 bulan. Di sana juga dilakukan pemotongan kuku, membersihkan telinga, mandi air, dan menyisir bulu. Satu kali grooming butuh waktu 1 jam. ‘Yang dibersihkan sehari-hari dengan bedak cuma tempat yang ada kotorannya saja,’ tutur peraih predikat The Best Cat Breeder pada 2002 itu.

Demi klangenan kesayangan itu pula Suwed tak segan mengeluarkan ratusan juta rupiah dari pundi-pundinya. Prinsipnya, uang yang didapat memang rezeki dari kucing-kucingnya. Tak heran kalau di akhir pekan rumah kucing berjarak 15 menit dari pintu tol Ciawi itu acap menjadi tempat hobiis berkumpul dan bertukar informasi. Fasilitas kucing seperti itu mulai ditiru hobiis lain. Bagi Suwed istana kucing dibangun agar para kucingnya lincah dan sehat. (A. Arie Raharjo/Peliput: Andretha Helmina)

Ruangan dalam istana kucing tertata apik

Kucing hidup nyaman dan sehat di istana Ganswed Cattery

Grooming teratur 1 – 2 minggu sekali

Anak kucing belajar mandiri dalam kandang sapih

Kandang menyusui, nyaman bagi induk dan anak kucin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Terluka dan Tidak Bisa Terbang, Petugas Mengevakuasi Burung Rangkong

Trubus.id — Petugas Balai Besar KSDA Sumatra Utara, mengevakuasi burung rangkong yang ditemukan terluka di kawasan konservasi Suaka Margasatwa...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img