Friday, December 2, 2022

Janji Untung Frimong

Rekomendasi

Panen jeruk dilakukan mulai pada tahun ke-3 dengan rata-rata produksi 20—25 kg/pohon. Dengan tingkat harga di pekebun Rp7.000/kg, maka pada tahun ke-3 sudah balik modal. Pengalaman Sutjipto Gunawan, pekebun di Batu, Jawa Timur, dengan perawatan intensif tanaman bisa berproduksi hingga umur 15 tahun dengan produktivitas 70 kg/pohon/tahun.

 

Spesifikasi

Jenis bibit     :  Bibit asal okulasi umur 1 tahun

Luas lahan    :  2 ha

Populasi       :  1.500 pohon

Umur produktif   :  15 tahun

 

 

Pengeluaran

A. Investasi

Tahun I

Sprayer 3 buah @ Rp1.200.000

3.600.000

Cangkul 3 buah @ Rp80.0000

240.000

Gunting 5 buah @ Rp50.000

250.000

Ember plastik 3 buah @ Rp10.000

30.000

Cungkir 2 buah @ Rp50.000

100.000

Badeng 4 pasang @ 60.000/pasang

240.000

Sumur pantek 1 buah

1.500.000

Pompa air 1 buah

400.000

Selang air 100 m @ Rp22.000

2.200.000

Sekop 1 buah

30.000

Sepatu kebun 5 pasang @ Rp65.000/pasang

325.000

Drum 2 buah @ Rp150.000

300.000

Pipa PVC

72.000

Bibit 1.500 tanaman @ Rp12.000

18.000.000

Sewa lahan selama 15 tahun

138.000.000

Total investasi

165.287.000

 

 

B. Biaya operasional

Tahun I

Tahun II

Tahun III

Penyusutan sprayer

720.000

720.000

720.000

Penyusutan cangkul 5

48.000

48.000

48.000

Penyusutan gunting

50.000

50.000

50.000

Penyusutan ember plastik

6.000

6.000

6.000

Penyusutan cungkir

20.000

20.000

20.000

Penyusutan badeng

48.000

48.000

48.000

Penyusutan sumur 1

300.000

300.000

300.000

Penyusutan pompa 1

80.000

80.000

80.000

Penyusutan selang air

440.000

440.000

440.000

Penyusutan sekop

6.000

6.000

6.000

Penyusutan sepatu kebun

65.000

65.000

65.000

Penyusutan drum

60.000

60.000

60.000

Penyusutan pipa PVC

14.400

14.400

14.400

Penyusutan bibit

1.200.000

1.200.000

1.200.000

Sewa lahan per tahun

9.200.000

9.200.000

9.200.000

Pupuk kandang

13.125.000

Pupuk NPK

900.000

28.800.000

28.800.000

Pupuk TSP, KCl, dan ZA

1.642.500

Pupuk daun

205.200

205.200

285.000

Pestisida

918.000

918.000

1.275.000

Tenaga kerja

10.050.000

3.300.000

3.300.000

Bunga bank 10%

16.528.700

16.528.700

16.528.700

Total biaya operasional

55.626.800

62.009.300

62.446.100

Biaya operasional tahun ke-4—15 diperkirakan naik 7,5% per tahun. Jadi total biaya tahun ke-1—15 adalah Rp1.236.759.754

 

Pendapatan

Produksi tahun ke:

Hasil rata-rata (kg)

Jumlah pohon

Harga/kg (Rp)

Jumlah (Rp)

III

20

1.500

7.000

210.000.000

IV

30

1.500

7.000

315.000.000

V

35

1.500

7.000

367.500.000

VI

45

1.500

7.000

472.500.000

VII

55

1.500

7.000

577.500.000

VIII—XV

15 x 8

1.500

7.000

1.260.000.000

Total pendapatan

3.202.500.000

 

 

 

 

Keuntungan

-Tahun ke-3 : pendapatan tahun ke-3 dikurangi modal tahun ke-1—3

: Rp210.000.000 – (Rp55.626.800 + Rp62.009.300 + Rp62.446.100)

= Rp29.917.800

-Tahun ke-4       : Rp315.000.000 – Rp67.129.557                       = Rp247.870.443

-Tahun ke-5       : Rp367.500.000 – Rp72.164.273                       = Rp295.335.727

-Tahun ke-6       : Rp472.500.000 – Rp77.576.593                       = Rp394.923.407

-Tahun ke-7       : Rp577.500.000 – Rp83.394.837                       = Rp494.109.162

-Tahun ke-8—15 : Rp10.080.000.000 – 936.044.496                      = Rp9.063.955.504

 

 

Keterangan

– Harga diperhitungkan pada September 2009

– Data diolah dari pekebun di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat

– Hasil produksi rata-rata diambil yang paling rendah

– Berdasarkan pekebun di Batu, dengan bibit bagus tingkat penyulaman sekitar 2%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img