Jejak Petani: Tinggalkan Ibu Kota, Mantan Kontraktor Sukses Jadi Juragan Talas Ekspor

Rekomendasi
- Advertisement -

Jenuh dengan rutinitas bekerja di perusahaan kontraktor Jakarta, Bapak Tri Heriyanto memutuskan pulang ke Sleman, Yogyakarta, demi mencari kebebasan waktu. Siapa sangka, keputusan berani ini justru membawanya sukses menjadi juragan Talas Pratama 2.

Di lahan seluas 1,4 hektar, panen umbinya tidak hanya laris di pasar lokal, tetapi juga sukses menembus pasar ekspor hingga 16 ton ke Australia.Talas Pratama 2 menyimpan prospek bisnis yang sangat cerah.

Produktivitasnya terbilang luar biasa karena satu batang tanaman mampu menghasilkan umbi seberat 1,5 hingga 4 kilogram. Untuk memaksimalkan hasil, Bapak Tri membagikan rahasianya, yaitu menerapkan pola tanam estafet dengan jarak tanam yang rapat.

Saat tanaman pertama berusia 6 bulan, bibit baru mulai ditanam di sela-selanya. Hasilnya, siklus panen bisa terus berkesinambungan tanpa perlu repot mengolah tanah dari awal.Tentu ada rahasia teknis di balik umbi yang super ini.

Kunci suksesnya terletak pada kedisiplinan pengairan dan penggunaan pupuk kotoran kambing fermentasi yang dicampur kapur gamping serta taburan serbuk tembakau. Serbuk tembakau ini terbukti sangat ampuh menangkal hama ulat tanah.

Melalui video ini, Bapak Tri berpesan tegas kepada para petani pemula bahwa bertani bukan sekadar menanam lalu ditinggal pergi, melainkan butuh ketekunan dan fokus pada perawatan.Simak kisah inspiratif dan rahasia teknis budidaya Talas Pratama 2 selengkapnya di video ini. Jangan lupa untuk mempraktikkannya di lahan Anda.

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Pakan Ternak dari Limbah Sawit, Inovasi Mahasiswa UNDIP Tekan Biaya Pakan

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang selama ini menjadi limbah industri diolah mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi bahan baku...

More Articles Like This