Tuesday, November 29, 2022

Kepala Bulat Jadi Kampiun

Rekomendasi

 

Dari corak warna bulu yang hitam pekat jelas Earh Quake kalah. Namun, klangenan Angela dari Jakarta Barat itu dapat menutup kekurangannya dengan kepala bulat dan jarak kuping rapat, sekitar 5 cm. ‘Keistimewaan lain, hidung peseknya mencirikan persia sejati,’ kata Prof Dr Ir Ronny Rachman Noor, MRur Sc, juri dari Bogor.

Menurut Ronny sang pesaing mempunyai keunggulan bulu tebal putih yang tidak rontok. ‘Tanpa perawatan yang telaten, bulu seperti itu sulit diperoleh,’ ujar dekan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor itu. Namun, biang kekalahan terletak pada struktur tubuh yang kurang kuat. ‘Saat diraba terasa tidak proporsional,’ tambahnya.

Persaingan ketat juga terjadi di kategori mix breed. Saat itu Archidut yang gempal tampil anggun dengan balutan bulu campuran putih dan cokelat. Bulu putih itu menutupi sampai ke ekor. Yang menarik, kedua kaki depannya lincah menggapai mainan saat juri mengecek kemampuan respon sang kucing. Kelincahan itu membuat klangenan Niko diganjar piala best mix breed mengalahkan Sachidut-rival utama.

Kekalahan Sachidut yang berbulu belang bak macan terobati setelah menggondol piala runner up best mix female cat. ‘Penghargaan runner up memang tidak ada. Namun, penampilan Sachidut yang istimewa membuat piala itu diadakan,’ ucap Ronny. Maklum Sachidut bak memiliki 2 wajah. ‘Kepala kiri didominasi warna belang hijau dan hitam di kepala kanan,’ ungkap Angela, sang pemilik.

Berbeda di kategori mix breed kitten. Pesona Bussiy tak terpatahkan. Ia menang mutlak atas semua lawan-lawannya. ‘Kucing itu memiliki potensi menjadi mix breed istimewa saat dewasa. Itu karena struktur tulangnya baik. Bahkan kepala dan bulu mendekati standar mix breed,’ kata Ronny.

Kerajaan cinta

Selain pemberian gelar kucing terbaik, pada lomba itu digelar pemilihan anggota kerajaan kucing. Untuk itu dipilih 10 dari 20 kontestan yang diseleksi berdasarkan kesehatan dan struktur tubuh. Posisi tertinggi king dan queen of the show masing-masing jatuh pada Archidut dan Bussiy. ‘Penampilan Archidut elegan dengan bulu putih dan cokelat,’ tutur Ronny. Bussiy dinobatkan sebagai juara karena tubuhnya mungil dengan bulu campuran biru dan abu-abu.

Yang unik pemilihan naughty cat-kucing nakal. Carbon yang selalu tampak tenang justru terpilih sebagai si kucing nakal. Alasannya sederhana, ‘Karakternya memang tenang. Namun, ia mencakar saat dipegang dan dinilai,’ ujar Ronny. Gelar friendly cat-kucing ramah-disematkan pada Naomidut. Harap mafhum sejak awal penampilan persia milik Ratna dari Jakarta Barat itu terlihat ramah. ‘Bibir Naomidut tampak seperti tersenyum,’ tambahnya.

Pemilihan anggota kerajaan itu mengundang decak kagum ratusan pengunjung Pasar Grosir Jatinegara pada 24 Februari 2008. Digelarnya pemilihan anggota kerajaan itu beralasan, ‘Untuk menyambut hari kasih sayang. Sekaligus mewujudkannya pendirian kerajaan cinta berisi kucing pilihan,’ ujar Yulian Susanty, panitia kontes. (Lastioro Anmi Tambunan)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img