Friday, January 16, 2026

Khasiat Kopi Hilangkan Stres Hingga Antibakteri

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Menyeruput secangkir kopi memang menyehatkan. Peneliti di Ethiopian Institute of Agricultural Research, Wondogenet Agricultural Research Center, Etiopia, Hailu Lire Wachamo, menjelaskan khasiat kopi.

Rutin mengonsumsi kopi mengurangi risiko strok, kanker hati, prostat sebesar 20%, parkinson (25%), diabetes melitus, penyakit jantung, dan demensia.

Faedah lainnya kopi juga meningkatkan kinerja fisik dan membakar lemak. Bahkan konsumsi kopi berpengaruh pada faktor psikis, mencerahkan suasana hati, membantu melawan depresi, dan meminimalkan risiko bunuh diri sebesar 50%. Berikut bukti ilmiah khasiat kopi.

Asam klorogenat pada kopi

Hasil riset Naeli Farhaty dan Muchtarid dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran membuktikan senyawa asam klorogenat pada kopi.  Efek farmakologi asam klorogenat sebagai antivirus hepatitis B, antioksidan, antihipertensi, antidiabetes, dan hepatoprotektor.

Kopi antidiabetes

Hasil riset R.M. Suryadi Tjekyan dari Departemen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya membuktikan konsumsi kopi hitam tanpa gula dapat menurunkan risiko penyakit diabetes melitus tipe 2. Kekentalan campuran kopi merupakan faktor protektif dari kejadian diabetes tipe 2. Takaran 3 sendok tanpa gula mempunyai faktor protektif yang sangat tinggi.

Kopi redakan stress

Hasil riset Merdiant G.M. Liunima dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang menunjukkan ada hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat stres. Ketika stres tubuh memproduksi adenosina. Kopi mengandung alkaloid jenis xanthine bertindak memblokir adenosina.

Kopi cegah penyakit strok

Hasil riset Sulistyowati Tuminah dari Pusat Teknologi dan Intervensi Kesehatan Masyarakat, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan membuktikan kebiasaan minum kopi menunjukkan risiko yang protektif terhadap penyakit strok atau penyakit jantung koroner. Artinya peminum kopi memiliki kemungkinan lebih rendah terserang strok dan penyakit jantung koroner dibandingkan dengan bukan peminum kopi.

Kopi antibakteri

Hasil riset Hizkia Aleska Tanauma dari Program Studi Fakultas Farmasi Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara menunjukkan ekstrak biji kopi robusta dapat menghambat bakteri Escherichia coli. Makin tinggi konsentrasi makin tinggi zona hambat yang terbentuk.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img