Trubus.id — Tanaman membutuhkan nutrisi agar bisa tumbuh dengan optimal. Ini berlaku juga untuk tanaman jambu mete. Pemupukan organik mampu meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman jambu mete.
Bernadus Belawa Koten, S.S.T., penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengatakan, pekebun sebaiknya memberikan pupuk dasar berupa pupuk organik padat, kompos aktif, atau bokashi setahun sekali.
Pupuk itu diberikan pada akhir musim hujan. Sebaiknya, diberikan saat masih sedikit turun hujan agar dapat membasahi pupuk yang diberikan. Pemupukan saat akhir musim hujan juga mempercepat perombakan pupuk menjadi senyawa hara.
Senyawa itu diserap oleh perakaran tanaman jambu mete. Pemberian pupuk organik padat juga disarankan setelah selesai musim berbuah atau awal musim hujan. Tujuannya, agar pupuk cukup mendapat air dan nutrisi terserap perakaran jambu mete.
Bernadus menyebutkan dosis pupuk organik padat disesuaikan dengan umur tanaman. Misalnya, dosis tanaman berumur 1 tahun mendapatkan 1 kg/pohon. Adapun tanaman berumur 2 tahun memperoleh 2 kg pupuk/pohon, begitu seterusnya. Bila tanaman berumur lebih dari 30 tahun, dosis pupuk organik padatnya sebanyak 30 kg/pohon.
Untuk memberikan pupuk, cukup sederhana yakni dengan menggali lubang (saluran atau parit) melingkari batang sejajar dengan ujung kanopi atau tajuk daun sedalam 30 cm. Lalu masukkan pupuk organik padat ke lubang itu dan tutup dengan tanah. Selanjutnya, siram sampai basah untuk mempercepat perombakan senyawa hara yang diserap oleh perakaran tanaman.
Menurut Bernadus, idealnya tanaman juga diberi pupuk organik cair (POC) sebagai pupuk susulan. Interval pemupukan 2 pekan sekali atau minimal sebulan sekali pada pagi atau sore. Konsentrasinya 5–10 ml POC yang diencerkan dalam 1 liter air. Semprotkan pupuk ke seluruh bagian bawah daun dengan memutar ujung nozel alat semprot menghadap ke atas.
“Tujuannya agar larutan POC langsung mengenai mulut daun (stomata). Penyemprotan sebaiknya saat tidak terjadi hujan agar POC tercuci air hujan,” kata Bernadus.
Untuk tanaman berukuran besar dan tinggi, siramkan langsung larutan POC pada pangkal batang dan tanah di sekeliling batang tanaman yang terdapat zona perakaran. Sebelumnya, lukai tanaman terlebih dahulu atau gemburkan tanah di sekeliling batang tanaman.
