Trubus.id-Peternak di Indonesia memiliki banyak pilihan sapi unggulan untuk usaha penggemukan maupun kebutuhan kurban. Masing-masing jenis sapi memiliki karakteristik dan kelebihan berbeda, mulai dari pertumbuhan bobot badan cepat, daya tahan terhadap iklim tropis, hingga kualitas daging premium.
Sapi Brahman Cross Andal di Iklim Tropis
Sapi Brahman Cross (BX) menjadi salah satu unggulan utama industri feedlot atau penggemukan di Indonesia. Sapi ini merupakan hasil persilangan Brahman dengan Shorthorn atau Hereford.
Keunggulan utama sapi BX ialah kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap iklim tropis. Sapi itu tahan panas serta relatif tahan terhadap gigitan caplak sehingga cocok dipelihara di berbagai wilayah Indonesia.
Pertumbuhan bobot badan harian sapi BX juga tergolong tinggi, yakni mencapai 0,8—1,2 kg per hari. Karakteristik fisiknya antara lain bertubuh besar, berwarna abu-abu muda, bertelinga menggantung, dan memiliki gelambir. Persentase karkas sapi ini pun cukup tinggi, yakni lebih dari 54%.
Sapi Limousin Favorit untuk Kurban
Selain BX, Limousin cattle juga populer sebagai sapi kurban dan penggemukan intensif. Peternak menyukai sapi asal Prancis itu karena memiliki konformasi tubuh sangat baik dengan pertumbuhan yang cepat.
Keunggulan lain sapi Limousin ialah kualitas dagingnya yang empuk dengan kadar lemak relatif rendah. Karakteristik fisiknya ditandai warna bulu merah bata, krem, hingga hitam.
Di Indonesia, sapi Limousin kerap disilangkan dengan sapi Peranakan Ongole (PO) untuk menghasilkan Peranakan Limousin yang memiliki kualitas tubuh lebih baik sekaligus tetap adaptif terhadap lingkungan lokal.
Sapi Simmental Bertubuh Jumbo
Simmental cattle menjadi pilihan utama peternak yang mengejar bobot badan besar. Bahkan, bobot sapi Simmental pernah tercatat mencapai lebih dari 1,3 ton.
Sapi itu memiliki laju pertumbuhan sangat cepat dengan kualitas otot dan daging yang baik. Produksi karkasnya pun melimpah sehingga menguntungkan untuk usaha penggemukan.
Ciri khas sapi Simmental ialah warna bulu cokelat kemerahan dengan wajah putih dan struktur tulang besar yang kokoh.
Sapi PO Tangguh di Cuaca Panas
Sapi Peranakan Ongole atau PO merupakan salah satu sapi lokal unggulan yang terkenal tangguh. Jenis sapi itu sangat tahan terhadap cuaca panas dan tetap mampu bertahan meski hanya mendapat pakan berkualitas rendah.
Karena daya adaptasinya tinggi, sapi PO cocok dipelihara di daerah tropis Indonesia. Karakteristiknya mudah dikenali dari punuk besar, telinga panjang menggantung, kulit longgar, dan warna putih keabu-abuan.
Sapi Brangus Gabungkan Dua Keunggulan
Brangus cattle merupakan hasil persilangan sapi Brahman dan Angus. Kombinasi itu menghasilkan sapi yang tahan panas seperti Brahman sekaligus memiliki kualitas daging baik seperti Angus.
Selain itu, sapi Brangus juga dikenal memiliki pertumbuhan relatif cepat sehingga menarik dikembangkan untuk usaha penggemukan modern.
Belgian Blue Unggul dengan Otot Ganda
Sementara itu, sapi Belgian Blue menjadi unggulan baru di dunia peternakan karena memiliki fenomena double muscling atau otot ganda. Persilangan Belgian Blue menghasilkan sapi dengan massa otot sangat menonjol.
Keunggulannya ialah produksi daging berkualitas tinggi dengan persentase karkas luar biasa tinggi dibandingkan sapi potong biasa. Karena itulah Belgian Blue mulai banyak dilirik untuk meningkatkan produktivitas daging sapi nasional.
