Lemon Tanpa Biji

Rekomendasi
Varietas baru montaji berbuah susul-menyusul sepanjang tahun. Produksi hingg 15 kg per tanaman.

 

Lemon baru montaji kaya vitamin C, tanpa biji, dan kadar air pun melimpah.

Kulit buah lemon itu kuning mengilap dan licin sehingga tampak seronok. Daging buah terdiri atas sejumlah segmen atau disebut karpel. Di dalamnya tersusun dari gelembung-gelembung sari jeruk yang kaya vitamin C sehingga sangat bagus membangun kekebalan tubuh dan stamina. Daging buah juga mengandung banyak kelenjar minyak asiri.

Itulah sosok lemon baru montaji agrihorti. Montaji akronim dari lemon tanpa biji—salah satu kelebihan lemon baru itu. Tiadanya biji memudahkan konsumen ketika hendak mengolah menjadi beragam minuman seperti air infusan (infused water) atau lemon madu. Penggemar lemon lebih praktis mengolahnya. Ukuran buah relatif sedang, diameter 5 – 8 cm dan bobot 120 gram.

Bibit menyebar

Montaji lemon hasil pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian. Pemulia di Balitjestro memanfaatkan Japanche citroen—masyarakat menyebutnya JC—sebagai batang bawah. Umur batang bawah saat okulasi 6—8 bulan. Lima bulan pascaokulasi, periset menanam bibit di Kebun Percobaan Punten, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah merilis montaji sebagai lemon baru pada SK Menteri Pertanian RI dengan nomor : 039/Kpts/SR.120/D.2.7/4/2018. Menurut peneliti Balitjestro, Ir. Arry Supriyanto, M.S. entres montaji didatangkan dari India pada 2001.

Lemon montaji cocok untuk pehobi tabulampot. Tanaman relatif mudah berbuah pada umur 2—3 tahun.

Pekebun di Sleman Yogyakarta, Gunung Sutopo, mengembangkan montaji agrihorti sejak 2016. Alumnus Institut Pertanian Bogor itu membudidayakan 2.000 tanaman di lahan 2 hektare. Hasil panen belum mencukupi kebutuhan pasar domestik.

Montaji mulai berproduksi pada umur 2 tahun. Pehobi pun dapat menanam lemon baru itu di pot sehingga menjadi penghias teras atau halaman. Produktivitas ketika magori atau panen perdana mencapai 10—15 kg per tanaman berumur 2—3 tahun. Tanaman anggota famili Rutaceae itu mampu berproduksi terus-menerus sehingga pekebun memanen lemon setiap pekan.

Buah siap panen atau masak fisiologis pada umur 6—7 bulan sejak bunga mekar. Tekstur kulit buah halus dan licin, warna permukaan kulit hijau kekuningan mencapai 50—80%. Montaji mempunyai penciri utama kulit tipis dan berpori halus. Lemon lokal cenderung berkulit lebih tebal dan permukaan berkerut atau kasar. Cara panen dengan memotong sedekat mungkin tangkai dengan buah. Kandungan jus montaji lebih tinggi.

Syarat tumbuh

Secara umum montaji dapat tumbuh dengan baik di daerah yang tanaman jeruk lainnya dapat tumbuh dan berkembang. Varietas baru itu dapat beradaptasi pada berbagai agro ekosistem tanpa memerlukan persyaratan iklim dan sifat fisik tanah yang spesifik. Suhu udara merupakan faktor iklim yang dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan, produksi, dan mutu buah. Suhu udara optimum yang dikehendaki oleh montaji adalah 22—30°C.

Di Indonesia kondisi ini terletak di dataran medium hingga ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut. Pembungaan tanaman dipengaruhi oleh ketersediaan air. Secara alami pembungaan di lahan kering bergantung pada besarnya curah hujan. Montaji dapat tumbuh di daerah beriklim kering hingga basah. Curah hujan optimum yang diperlukan 1.500—2.500 mm per tahun.

Adapun bulan kering (kurang dari 60 mm) antara 3—4 bulan berturut-turut. Jika periode bulan kering terlalu singkat maka bunga yang dihasilkan juga sedikit, sebaliknya. Lahan yang cocok untuk montaji memiliki lapisan tanah yang cukup dalam atau lebih dari 75 cm, tidak berpadas/berlapisan kedap, tekstur berpasir, sampai lempung berliat. Tingkat kemasaman tanah (pH) 5—8 dan yang optimum pH 6—7. (Ir. Emi Budiarti, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika)

Artikel Terbaru

ARENTA, Ikhtiar Petani Pandeglang Olah Tanaman Obat

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Hortikultura mendorong penumbuhan dan...

More Articles Like This