Monday, July 15, 2024

Membuat Produk Olahan Buah Naga Jadi Solusi Saat Panen Raya

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Saat panen raya, harga buah naga cenderung anjlok. Jika harga rata-rata buah naga saat normal Rp20.000–Rp25.000 per kg, saat panen raya harga hanya Rp500—Rp3.000 per kg.

Tentu dengan anjloknya harga jual itu, tidak mampu menutup biaya produksi. Bahkan, beberapa petani memilih membuang buah naga ke sungai lantaran harganya yang murah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mengolah buah naga menjadi produk olahan adalah salah satu alternatif meningkatkan harga jual.

Buah naga bisa diolah menjadi aneka olahan, mulai dari minuman, dodol, hingga mi buah naga. Nursamsih salah seorang warga Desa Silirbaru, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, mengolah buah naga menjadi dodol.

Nursamsih mencampur 12–36 kg buah naga merah dengan 1–3 kg tepung ketan. Sekali proses, ia menghasilkan 5–15 kg dodol buah naga yang memiliki masa simpan 2 pekan pada suhu ruang.

Ella Deffi Lestari, pengolah buah naga lainnya, menggunakan buah naga afkir dari Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur untuk olahan minuman buah naga.

Konsepnya, ia memanfaatkan buah yang kurang layak jual tetapi masih layak makan. Buah naga yang digunakan merupakan buah yang tertusuk atau berkarat. Buah itu tidak laku dijual karena rentan busuk. Harganya pun lebih murah mencapai Rp5.000 per kg. Bandingkan dengan buah naga segar seharga Rp20.000 per kg. Ella rutin membeli 10 kg buah naga per 2 pekan.

Berbeda dengan Ella yang fokus memproduksi minuman buah naga, Supartini, warga Desa Siliragung, Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengolah buah naga menjadi beragam olahan mulai dari minuman hingga mi.

Supartini menggunakan 450 ml pure buah naga, 1 kg terigu berprotein tinggi, 2 sendok makan tepung tapioka, 1 butir telur ayam, dan sejumput garam untuk membuat mi buah naga.

Menurut Nur Rohmatul Aini, periset dari Pascasarjana Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, produsen olahan buah naga perlu mengembangkan teknologi agar kualitas produk lebih baik. Perhatikan juga keawetan dan masa simpan produk olahan.

Nilai produk semakin baik jika ditunjang dengan kemasan yang menarik. Produk olahan buah naga dapat menjadi ciri khas dari daerah tertentu. Selain dapat mengurangi tingkat konsumsi masyarakat terkait barang impor, adanya olahan buah naga menciptakan lapangan kerja baru.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Bahan Alami untuk Ternak Ayam

Trubus.id—Lazimnya kunyit sebagai bumbu masakan. Namun, Curcuma domestica itu juga dapat menjadi bahan untuk menambah nafsu makan ayam....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img