Tuesday, August 9, 2022

Olympiade Hewan 2006 : Xalient’s Blue Emperor, si Rakus Jawara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sesudah itu menyantap makanan temannya,” ujar hobiis di Jakarta Barat itu. Kerakusan itu malah membawa berkah saat Olympiade Hewan 2006. Tanpa banyak kesulitan Xalient’s memenangkan kontes adu cepat makan di Supermall Karawaci, Tangerang.

Sifat rakus Xalient’s sudah tampak sebelum lomba dimulai. Yorkshire berumur 1,5 tahun itu sempat “mencuri” start saat Erwin lengah. Xalient’s pergi menghabiskan pakan untuk lomba yang dipersiapkan panitia. “Wah, saya pikir ia sudah kekenyangan,” kata Erwin. Toh, nafsu makan Xalient’s terbukti tetap besar. Saat lomba, ia membutuhkan waktu 45,69 detik untuk melahap dog food basah sebanyak 100 g.

Meski telah menyantap hingga 2 kali, Xalient’s tampak belum kenyang. Selesai kontes, ia masih bisa menghabiskan segenggam biskuit. Munurut Erwin, kerakusan Xalient’s hanya dapat diimbangi oleh Xalient’s Fire and Ice, miliknya. Sayang, karena masih muda, berumur 6 bulan, Fire and Ice kalah cepat.

Cantik-cantikan

Acara lain yang tak kalah menarik kontes cantik-cantikan. Sebanyak 18 kontestan berlaga di atas panggung berukuran 60 m2. Pengunjung seakan tersihir melihat penampilan shih tzu milik Jovita. Shih tzu itu mengenakan kostum jingga bak penjaga neraka. “Penampilannya sangat unik,” ujar Eni Rohaeni, juri lomba. Keunikan itu pula yang mengantarkan klangenan Jovita merebut juara pertama.

Lawan terberat sang jawara datang dari shih tzu milik Natalia dan miniatur pinscher kepunyaan Darmawan Hermanto. Shih tzu milik Natalia misalnya tampil bergaya kupukupu. Penampilannya kian mengundang decak kagum lantaran di punggungnya terdapat sayap putih bergaris merah muda. “Pemakaian sayap turut mempengaruhi penilaian,” tutur Eni. Sayang, saat diperintah bergaya, si anjing lebih banyak diam. Hal serupa juga menimpa miniatur pinscher yang didandani busana batik.

Serangkaian acara juga dimeriahkan lomba ketangkasan anjing. Yang dinilai adalah kepatuhan. Pemandangan menarik terjadi ketika shih tzu unjuk kebolehan. Ia menuruti perintah tuannya dengan baik. Karena itu ia diganjar gelar jawara. “Otak shih tzu-kan kecil, tapi dia bisa menerima perintah dengan baik,” kata Eni. Hebatnya, ia mengalahkan anjing pintar seperti labrador dan basset hound.

Acara yang menyedot banyak pengunjung itu pun dilengkapi dengan kontes fashion show. Shih tzu milik Jovita yang menjuari ketangkasan tampil sebagai jawara. “Wah kalau ada pemilihan terfavorit, mungkin juga menang,” ujar Eni.

Balapan kura-kura

Tak hanya lomba anjing, acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu menampilkan adu cepat hamster. Sebanyak 8 peserta bersiap diri di garis start di atas karpet hijau. Begitu peluit terdengar, para hamster berlari secepat mungkin diiringi sorak-sorai penonton. Hamster milik Arlin Eff endy akhirnya menjadi tercepat di lomba itu.

Antusiasme penonton kian memuncak saat digelar balap kura-kura. Meski hanya menampilkan 6 peserta, pertandingan tetap seru. Pemenangnya kura-kura yang tercepat menempuh jarak 1 m di atas balok kayu. Muncul sebagai jawara kura-kura milik Hanita dari Jakarta Barat. Hebatnya, meski sudah menjuari lomba, ia belum puas berjalan dengan membalikkan tubuh menuju garis awal kembali. Sontak puluhan penonton pun tertawa melihat gayanya.

Kemenangan itu tidak gampang diraih Hanita, melainkan butuh perjalanan panjang. Ia kerap mengajak klangenannya berenang dan ke salon. Pantas saja di balik kelincahannya ia juga terlihat nyentrik. Di atas cangkang tercantum nama salon dan alamat sang pemilik bertinta jingga, selain totol hijau di pinggir kepala dan kaki. “Itu tanda pengenal agar tidak hilang. Maklum ia suka berkeliaran,” kata Hanita.

Secara keseluruhan acara itu berlangsung meriah. Meski hanya 3 jenis hewan, Olympiade Hewan 2006 itu masuk MURI (Museum Rekor Indonesia). (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img