Wednesday, August 10, 2022

Pameran Multitrah KDI dan Perkin Jaya 2007 Beckham Ulang Sejarah Steffi Graf

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Hal senada terjadi pada Beckham Del Negro Amaretto. Setelah rehat selama setengah tahun, ia meraih gelar best in exhibition pada Pameran Multitrah KDI dan Perkin Jaya 2007.

Wajar Beckham meraih posisi tertinggi. Sebelum absen kontes, doberman itu telah menorehkan beragam prestasi. Meski belum menyabet best in exhibition atau best in show tapi Beckham kerap menjadi juara di kelasnya. Itu artinya ia memang memiliki bibit juara. Masa istiharat digunakan doberman berumur 3 tahun itu untuk berlatih keras. ‘Setiap pagi lari 1 jam di lintasan lurus untuk melatih kekuatan otot kaki,’ kata Nico Andreas, sang pemilik.

Latihan itu berbuah kemenangan dengan mengalahkan 9 finalis seperti shih tzu, pomeranian, golden retriever, dan beagle di babak final. ‘Ekspresi wajahnya garang. Benar-benar mencirikan pejantan sejati,’ ujar Melville H. Bungey, juri asal Australia. Itu terlihat dari tajamnya tatapan mata hitam Beckham kala berlari di ring seluas 100 m². Balutan bulu hitam legam di sekujur tubuh semakin menambah gagah.

Ketat

Salah satu pesaing Beckham untuk merebut piala ialah Ina Ch Millenium Star Pin’s Xavier. Mini pinscher berumur 3 tahun itu bertubuh mungil diselimuti bulu cokelat muda mengkilap. ‘Mini pinscher itu sebenarnya layak jadi juara. Struktur tulang proporsional,’ kata Melville. Sayang, ‘Langkahnya sedikit pemalu,’ tambah juri berpengalaman lebih dari 15 tahun itu. Pantas impian Star menjadi yang terbaik pupus. Toh, tubuh langsingnya diganjar gelar reserve best in exhibition.

Kegagalan di babak akhir juga dialami Golden Heaven Blood Diamond. Bulu cokelat muda nan lebat dan halus seraya melambai-lambai kala berlari itu belum cukup mengalahkan Beckham. Musababnya, ia kurang tenaga saat berlari, Golden retriever milik Christoper Eka Jaya di Jakarta itu pun harus puas dengan gelar best of group 8, mengalahkan 14 pesaing.

Ketat pertandingan juga terjadi pada trah beagle. Adalah Triple Two Coby milik Hok Tan asal Surabaya yang tampil memukau. Bermodalkan bulu campuran cokelat muda, cokelat tua, dan putih, Triple lincah berlari di lintasan berkarpet biru. Pantas Melville mengganjarnya juara pertama dan kemenangan itu memuluskan langkahnya menuju jawara best of grup 6.

Kontes II

Para kontestan secara simultan terjun lagi ke kontes berikut di lokasi yang sama. Kontes II itu dipimpin oleh Ronnie F. Natividad, juri asal Filipina. Meski jarum jam sudah mengarah pada pukul 20.15 WIB Ronnie telaten menilai para jawara grup dalam memperebutkan gelar best in exhibition. Pada kontes itu yang menonjol adalah penampilan Ch Fantasia La’verneis First Editio. Di kontes I ia hanya juara grup 9. Namun, di kontes II gelar tertinggi itu jatuh ke tangannya. ‘Struktur tulang dan giginya bagus. Benar-benar mencirikan shih tzu sejati,’ ucap Ronnie.

Kemenangan Fantasia itu menggagalkan langkah Beckham untuk merebut 2 gelar juara tertinggi dalam 1 pameran. Pada kontes II ini tenaga Beckham mulai kendor. ‘Saat diam, otot kakinya sedikit gemetar menopang tubuh,’ ungkap Ronnie. Tak hanya itu saja, menurut juri berpengalaman 23 tahun itu Beckham tampak kelebihan bobot tubuh. ‘Itu terlihat dari tubuhnya yang gempal,’ tuturnya. Namun penampilan Beckham patut diacungi jempol. Meski tak merebut juara pertama, penampilan yang garang dan gagah membuatnya diganjar reserve best in exhibition.

Perhelatan tahunan yang diusung oleh KDI (Klub Doberman Indonesia) dan Perkin Jaya itu diikuti 240 kontestan dari Bandung, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Medan, dan Makassar. ‘Acara ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antarpencinta anjing di tanahair,’ ujar Edi Budiono, ketua panitia. Tak hanya itu saja, acara yang berlangsung di Lapangan Ironman, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 4 November 2007 itu bertujuan meningkatkan kualitas anjing trah di tanahair. (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img