Friday, January 16, 2026

Pangan Organik Kian Diminati

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Pangan organik semakin diminati banyak orang. Hal itu sebagai bukti kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat meningkat. Kini pangan organik tidak hanya diproduksi secara komersial tetapi juga oleh komunitas melalui pemberdayaan kelompok tani.

Kendati demikian, produksi pangan organik masih belum mampu memenuhi permintaan yang ada. Misalnya, Muhadi dan Kelompok Tani Pangudi Bogo di Dukuh Pangulrejo, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, yang kewalahan memenuhi permintaan beras organik.

Kapasitas produksi Muhadi dan Kelompok Tani Pangudi Bogo 30 ton gabah atau 15 ton beras per bulan. Bandingkan dengan permintaan yang belum terpenuhi sebesar 60 ton beras per bulan.

Direktur Aliansi Organis Indonesia (AOI), Pius Mulyono, menuturkan, permintaan produk organik tumbuh 15—20% per tahun. Lonjakan permintaan itu terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Surabaya (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Saat ini Kelompok Tani Pangudi Bogo memiliki produk berupa beras hitam, beras merah, beras cokelat, beras mentik susu, beras putih wangi, dan beras beragam warna. Beras merah mendominasi permintaan karena anggapan lebih sehat.

Padahal beras hitam juga kaya antioksidan. Menurut Muhadi yang mengonsumsi produk organik itu orang dengan riwayat sakit seperti autoimun atau diabetes. Namun, ia optimis pangan organik menjadi konsumsi orang sehat sebagai pencegahan bukan hanya pengobatan.

Pemasaran produk Kelompok Tani Pangudi Bogo melalui agen yang tersebar seperti di Surabaya, Jawa Timur, Semarang (Jawa Tengah), Yogyakarta, dan Jakarta. Semua produk mereka bersertifikat organik sejak 2010.

Untuk pembahasan terlengkap, Anda dapat mengetahui lebih lanjut di Majalah Trubus Edisi 642 Mei 2023. Majalah Trubus Edisi 642 Mei 2023 mengupas tuntas terkait peluang bisnis pangan organik di rubrik ide bisnis.

Dapatkan Majalah Trubus Edisi 642 Mei 2023 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img